2.000 lebih Pendidik di Lumajang Belajar Strategi Menghadapi Siswa Gen Alpha

  • 16 Mei 2026 10:01 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID., Malang - Tantangan dunia pendidikan di era digital semakin besar. Terlebih lagi menghadapi Generasi alpha dengan segala dinamikanya. Isu inilah yang menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam perhelatan akbar Lumajang Excellence Education (LEE) 2026. Mengusung tema "Melayani dengan Hati, Menjadi yang Terbaik" , acara ini sukses mempertemukan para pakar nasional dengan ribuan tenaga pendidik untuk membedah karakteristik unik Generasi Alpha—generasi yang lahir sejak tahun 2010.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid di GOR Wira Bhakti Jumat (15/5/2026) pagi ini, mencatat antusiasme yang luar biasa dengan kehadiran lebih dari 2.000 peserta. Angka ini mencakup guru, pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), hingga pemerhati pendidikan dari seluruh Kabupaten Lumajang.

Menurut Joseph Ananta, Penggagas kegiatan Lumajang Excellence Education 2026, memahami Karakteristik Masa Depan Latar belakang kegiatan ini didasari oleh pesatnya perkembangan teknologi yang membentuk karakteristik Generasi Alpha sebagai anak-anak yang sangat terhubung dengan dunia digital.

"Jika tenaga pendidik tidak memahami pola pikir dan motivasi belajar mereka, proses pembelajaran berisiko menjadi kurang efektif," ungkap Joseph.

Untuk semakin memperkuat pesan yang disampaikan, Acara ini menghadirkan narasumber ternama, seperti Prof. Dr. Seto Mulyadi, M.Si., Psikolog (Kak Seto), Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, yang membawakan materi " Mendidik Anak dengan Cinta". Teacher Zayn Ali, Praktisi Edukasi Internasional, yang membawakan materi "Semua Anak adalah Bintang" dan Firsta Yufi Amarta Putri (Puteri Indonesia 2025 dalam talkshow interaktif bertema 3 B dalam keseharian gen alpha yaitu CERDAS SECARA TEKNOLOGI (BRAIN), KARAKTER (BEHAVIOR) DAN EMPATI (BEAUTY - KECANTIKAN DARI DALAM).

Sinergi dan Apresiasi Dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Bapak Patria Dwi Hastiadi AP M.Si., acara ini juga menjadi momen penting pemberian penghargaan tokoh sahabat anak pada beberapa tokoh pendidikan di Lumajang yang diserahkan langsung oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Kak Seto, salah satunya yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Ibu Dewi Natalia Yudha Aji Kusuma S.Ked

Melalui Lumajang Excellence Education 2026, diharapkan para pendidik di Lumajang mampu mengadaptasi metode mengajar yang lebih kreatif, interaktif, dan personal guna mengoptimalkan potensi anak-anak Generasi Alpha di lingkungan belajar masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....