Siswa MANU Gondanglegi Belajar Ekonomi dan Budaya di Batik Sukun
- 30 Apr 2026 06:07 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Sebanyak 20 siswa Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Gondanglegi (MANU Gondanglegi) bersama empat guru melaksanakan kunjungan edukatif ke Sentra Batik Sukun, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan teori ekonomi dengan praktik pelestarian budaya batik khas Malangan.
Didampingi guru ekonomi Fitri Hadayani, para siswa mempelajari teknik membatik sekaligus memahami penerapan teori ekonomi dalam dunia nyata. Mereka diajak melihat langsung proses produksi hingga strategi pemasaran produk batik.
Fitri menjelaskan bahwa kegiatan ini relevan untuk menggambarkan konsep persaingan monopolistik melalui diferensiasi produk.
“Produk batik memiliki keunikan motif dan nilai seni tinggi, sehingga setiap perajin memiliki ‘mini-monopoli’ karena produknya berbeda,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman praktik ini membantu siswa memahami bahwa ekonomi tidak hanya berkaitan dengan angka. Nilai budaya, kreativitas, dan identitas lokal juga menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi.
Ketua Sentra Batik Sukun, Nena Bachtian, menyampaikan pihaknya terus meningkatkan kapasitas produksi para anggota. Ia juga menyebut sentra tersebut rutin menggelar Festival Batik Sukun yang kini memasuki tahun kelima.
“Selain produksi harian, kami membuka paket kunjungan edukasi dan ke depan akan menjadi agenda rutin bagi pelajar,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat mengenalkan batik sejak dini kepada generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Perajin Batik Kota Malang, Ki Demang, turut hadir dan memberikan apresiasi. Ia menilai keterlibatan siswa dalam proses membatik menjadi langkah positif dalam melestarikan budaya lokal.
Sentra Batik Sukun dikenal sebagai salah satu pusat batik unggulan di Kota Malang. Ke depan, penguatan pendampingan serta digitalisasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing tanpa menghilangkan nilai tradisi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....