Jawab Kebutuhan Isu Global, Unisma Buka Prodi Sains Lingkungan
- 09 Apr 2026 11:00 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Universitas Islam Malang (Unisma) resmi membuka Program Studi (Prodi) Sains Lingkungan pada tahun akademik 2026/2027. Program studi baru ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam merespons meningkatnya kebutuhan terhadap isu lingkungan di tingkat global.
Rektor Unisma, Prof. Junaidi mengatakan, prodi tersebut berada di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ini.
“Prodi Sains Lingkungan ini sudah mendapatkan izin dan akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027,” kata Prof. Junaidi, Kamis (9/4/2026).
Sementara itu, Wakil Rektor IV Unisma, Hasan Zayadi menjelaskan bahwa pembukaan prodi baru telah melalui kajian mendalam, termasuk analisis kebutuhan pasar. Menurutnya, kebutuhan lulusan di bidang sains lingkungan saat ini sangat tinggi, sementara jumlah perguruan tinggi yang memiliki program studi serupa masih terbatas.
“Secara nasional, prodi Sains Lingkungan jenjang sarjana hanya sekitar 23 di Indonesia. Ini menunjukkan peluang yang sangat besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, isu lingkungan yang semakin kompleks dan bersifat global menjadi alasan utama pengembangan prodi tersebut. Selain itu, Unisma juga terus memperluas program studi dari berbagai jenjang sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.
"Keunikan Prodi Sains Lingkungan di Unisma terletak pada pendekatan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah dalam kajian lingkungan. Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki perspektif etis dan spiritual," ungkap Hasan.
Unisma optimistis prodi baru ini akan diminati calon mahasiswa, mengingat pendaftaran masih berada pada gelombang awal penerimaan mahasiswa baru.
Rektor Unisma, Prof. Junaidi mengatakan, prodi tersebut berada di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ini.
“Prodi Sains Lingkungan ini sudah mendapatkan izin dan akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027,” kata Prof. Junaidi, Kamis (9/4/2026).
Sementara itu, Wakil Rektor IV Unisma, Hasan Zayadi menjelaskan bahwa pembukaan prodi baru telah melalui kajian mendalam, termasuk analisis kebutuhan pasar. Menurutnya, kebutuhan lulusan di bidang sains lingkungan saat ini sangat tinggi, sementara jumlah perguruan tinggi yang memiliki program studi serupa masih terbatas.
“Secara nasional, prodi Sains Lingkungan jenjang sarjana hanya sekitar 23 di Indonesia. Ini menunjukkan peluang yang sangat besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, isu lingkungan yang semakin kompleks dan bersifat global menjadi alasan utama pengembangan prodi tersebut. Selain itu, Unisma juga terus memperluas program studi dari berbagai jenjang sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.
"Keunikan Prodi Sains Lingkungan di Unisma terletak pada pendekatan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah dalam kajian lingkungan. Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki perspektif etis dan spiritual," ungkap Hasan.
Unisma optimistis prodi baru ini akan diminati calon mahasiswa, mengingat pendaftaran masih berada pada gelombang awal penerimaan mahasiswa baru.
"Keberadaan Prodi Sains Lingkungan di Unisma menjadi yang pertama di Malang Raya untuk jenjang sarjana, sehingga membuka peluang baru bagi masyarakat yang ingin mendalami bidang tersebut tanpa harus keluar daerah," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....