Momentum Lustrum, Unisma Perkuat Langkah menuju World Class University
- 31 Mar 2026 14:14 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Momentum lustrum ke-IX atau dies natalis ke-45 dimanfaatkan Universitas Islam Malang (Unisma) untuk memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berkelas dunia atau world class university. Sejumlah capaian dan strategi pengembangan terus didorong, mulai dari peningkatan publikasi ilmiah hingga penguatan sumber daya dosen.
Rektor Unisma, Prof. Junaidi menyebut saat ini kampusnya telah berada pada jalur yang tepat dalam peta persaingan global pendidikan tinggi.
“Untuk kawasan Asia Tenggara, posisi Unisma sudah berada di peringkat 173. Sementara secara nasional kita juga sudah masuk dalam jajaran 51 besar. Ini menjadi modal awal menuju world class university,” kata Prof. Junaidi saat ditemui pada momen Lustrum ke-IX di gedung Bundar Unisma, Selasa (31/3/2026).
Selain itu, sambung Prof. Junaidi, Unisma juga telah masuk dalam pemeringkatan perguruan tinggi tingkat Asia, meski masih berada pada klaster 1100. Ke depan, pihaknya optimistis dalam periode 2027–2031 dapat menembus kategori perguruan tinggi kelas dunia. Sebagai bagian dari strategi tersebut, Unisma mendorong penguatan riset dan publikasi ilmiah, terutama melalui pusat-pusat studi di setiap fakultas. Tidak hanya melakukan penelitian, hasil riset juga dituntut untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi.
“Kami dorong publikasi di jurnal yang terindeks Scopus atau Web of Science. Karena publikasi ini menjadi indikator penting dalam meningkatkan reputasi kampus,” jelasnya.
Dorongan publikasi tidak hanya ditujukan bagi dosen, tetapi juga mahasiswa. Unisma bahkan memberikan insentif bagi mahasiswa yang mampu menembus jurnal internasional bereputasi.
Di sisi lain, penguatan kualitas dosen juga terus dilakukan, terutama dalam meningkatkan jumlah guru besar. Saat ini, rasio dosen dengan jabatan lektor kepala dan guru besar di UNISMA telah melampaui 30 persen, sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.
“Kami terus melakukan pendampingan agar dosen bisa mencapai jabatan guru besar, terutama dalam hal publikasi ilmiah. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengukuhkan tiga guru besar baru dari berbagai bidang, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas akademik," kata dia.
Tak hanya itu, Unisma juga aktif dalam program internasionalisasi melalui skema beasiswa kemitraan negara berkembang. Program ini merupakan bagian dari diplomasi pendidikan Indonesia untuk menarik mahasiswa asing.
“Sekitar 50 calon mahasiswa dari berbagai negara sudah mendaftar di Unisma melalui program tersebut,” ungkap Junaidi.
Dengan berbagai capaian tersebut, momentum lustrum menjadi refleksi sekaligus pijakan bagi Unisma untuk mempercepat transformasi menuju perguruan tinggi berdaya saing global.
“Kami optimistis, dengan kerja keras dan konsistensi, target menjadi world class university bisa tercapai dalam beberapa tahun ke depan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....