POLINEMA Pastikan Rasio Dosen dan Mahasiswa Ideal
- 27 Jan 2026 12:23 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Politeknik Negeri Malang (Polinema) memastikan rasio dosen dan mahasiswa berada dalam kondisi ideal untuk mendukung kualitas pembelajaran pendidikan vokasi.
Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, S.T., M.T., mengatakan saat ini Polinema memiliki 48 program studi yang tersebar di kampus utama serta PSDKU di Kediri, Lumajang, dan Pamekasan. Jumlah dosen tercatat sebanyak 761 orang, sementara mahasiswa sekitar 14.200 orang dan relatif stabil dalam lima tahun terakhir.
“Jumlah dosen kami saat ini 761 orang, sedangkan mahasiswa sekitar 14.200 dan dalam lima tahun terakhir tidak mengalami penambahan signifikan,” ujarnya, Selasa, 27 Januari 2025.
Dengan komposisi tersebut, rasio dosen dan mahasiswa di Polinema mencapai 1 banding 19. Menurut Supriatna, angka tersebut sudah memenuhi standar ideal.
“Alhamdulillah ini sangat ideal, karena standar BAN-PT untuk bidang teknik 1 banding 20, sementara sosial 1 banding 30,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut juga didukung penambahan dosen P3K dalam dua tahun terakhir, sehingga beban pengajaran dapat lebih proporsional.
Selain kuantitas, Polinema juga menekankan kualitas dosen melalui kebijakan internal. Setiap dosen diwajibkan memiliki pendidikan minimal S2 dan linier dengan bidang keilmuannya.
“Syarat wajib dosen minimal S2 dan linier dengan bidang keilmuan. Sejak awal perekrutan, kami sudah memastikan hal itu,” ucap Supriatna.
Untuk meningkatkan kompetensi dosen baru, Polinema menerapkan program pencangkokan selama satu semester guna mendorong transfer keahlian dari dosen senior, khususnya pada mata kuliah praktik.
“Tujuannya untuk transfer keahlian dari dosen senior, terutama di bengkel, laboratorium, dan studio,” ujarnya.
Terkait potensi berkurangnya jumlah dosen akibat pensiun atau studi lanjut, Supriatna menyebut Polinema telah menyiapkan langkah antisipasi.
“Dalam enam tahun terakhir, rata-rata 25 dosen memasuki masa pensiun. Untuk menyiasati itu, kami memanfaatkan tenaga kontrak dan dukungan praktisi industri,” katanya.
Ia juga menyebut Polinema mulai menginisiasi pembelajaran daring sebagai upaya menjaga rasio dan kualitas pendidikan.
“Ini menjadi cikal bakal pembelajaran jarak jauh sekaligus membuka peluang kerja sama dosen lintas kampus,” ujar Supriatna.
Secara keseluruhan, Polinema berkomitmen menjaga layanan pendidikan tetap optimal di tengah perkembangan teknologi dan perubahan generasi.
“Kami ingin memastikan layanan pendidikan tetap optimal, mulai pembimbingan dosen, sistem teknologi informasi terpadu, hingga layanan konseling bagi mahasiswa,” pungkasnya.(Meuthia Adzkiya)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....