Menjelang Kepulangan, Jamaah Haji Kabupaten Probolinggo Jalani Penimbangan
- 31 Mei 2026 12:10 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo - Persiapan kepulangan jamaah haji Kabupaten Probolinggo mulai dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan penimbangan koper jamaah Kloter SUB 02 yang dilaksanakan di Hotel 102 Makkah bersama pihak Saudi Airlines, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut juga diisi dengan briefing bagi ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) oleh petugas maskapai penerbangan sebagai bagian dari persiapan menjelang kepulangan jamaah ke Indonesia.
Penimbangan koper dilakukan untuk memastikan seluruh barang bawaan jamaah sesuai dengan ketentuan penerbangan sehingga proses pemulangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Dalam kesempatan itu, jamaah kembali diingatkan agar tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk pesawat serta memperhatikan batas maksimal berat bagasi.
Sesuai aturan maskapai, setiap jamaah diperbolehkan membawa satu koper besar dengan berat maksimal 32 kilogram, satu koper kabin maksimal 7 kilogram serta satu tas paspor atau tas jinjing yang digunakan untuk menyimpan dokumen penting, obat-obatan dan barang berharga.
Plh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh jamaah agar mematuhi ketentuan penerbangan demi kelancaran proses kepulangan ke tanah air.
“Kami menghimbau kepada seluruh jamaah haji Kabupaten Probolinggo, baik Kloter SUB 01, SUB 02, SUB 03 maupun SUB 04 agar tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan dan memastikan berat koper tidak melebihi ketentuan. Hal ini penting agar koper tidak perlu dibongkar saat pemeriksaan dan proses kepulangan jamaah dapat berjalan lancar serta nyaman,” ujarnya kepada rri.co.id, Minggu (31/5/2026).
Selain memperhatikan berat bagasi, jamaah juga diingatkan agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan secara resmi kepada jamaah saat tiba di asrama haji di Indonesia.
Ervin menjelaskan, otoritas bandara Arab Saudi akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan jamaah. Koper yang ditemukan berisi air zamzam berpotensi dibongkar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ia menambahkan sejumlah barang yang dilarang dibawa dalam penerbangan antara lain aerosol, power bank yang disimpan di bagasi, benda tajam, korek api, senjata api maupun mainan yang menyerupai senjata api serta barang berbahaya lainnya.
“Paspor harus selalu dipegang sendiri dan disimpan di tas paspor. Kami juga mengingatkan jamaah untuk mematuhi seluruh panduan yang telah disampaikan petugas kloter, termasuk menjaga barang bawaan sesuai aturan maskapai. Dengan disiplin dan kepatuhan jamaah, Insya Allah proses kepulangan ke tanah air dapat berlangsung aman, tertib dan lancar,” katanya.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo berharap seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dalam kondisi sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
“Kami berdoa semoga seluruh jamaah diberikan kemudahan hingga tiba kembali di tanah air dengan selamat, sehat serta menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” pungkas Ervin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....