Lansia Ditemukan Meninggal di dalam Sumur Rumahnya di Pakis, Diduga Terjatuh

  • 18 Jun 2026 13:29 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Seorang warga lanjut usia bernama Miseri (80) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang berada di belakang rumahnya di Dusun Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (17/6/2026). Korban diketahui memiliki riwayat gangguan ingatan akibat faktor usia.

Kejadian tersebut terungkap setelah keluarga menyadari korban tidak berada di rumah sejak pagi. Berbagai upaya pencarian dilakukan di sekitar tempat tinggal maupun lingkungan sekitar, namun korban tidak kunjung ditemukan.

Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono menjelaskan, keluarga akhirnya menemukan petunjuk berupa sepasang sandal milik korban yang berada di dekat sumur belakang rumah. Temuan itu memunculkan dugaan bahwa korban terjatuh ke dalam sumur.

"Korban diketahui tidak berada di rumah sejak pagi. Keluarga kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal korban berada tidak jauh dari sumur, sehingga muncul dugaan korban terjatuh ke dalam sumur tersebut," kata AKP Budiono, Kamis (18/6/2026).

Untuk memastikan dugaan tersebut, warga melakukan pengecekan menggunakan alat sederhana berupa jangkar yang diikat dengan tali. Dari proses itu ditemukan indikasi adanya tubuh korban di dasar sumur. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

Setelah menerima informasi, Polsek Pakis berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait, termasuk Tim Damkar Kabupaten Malang, Tim SAR, PMI, pemerintah desa, serta relawan untuk melakukan evakuasi.

Menurut AKP Budiono, proses pengangkatan korban memerlukan penanganan khusus karena kondisi sumur yang cukup dalam. Faktor keselamatan petugas juga menjadi pertimbangan selama proses berlangsung.

"Setelah menerima laporan, personel bersama tim gabungan langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi. Korban berhasil dievakuasi pada siang hari dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang dihimpun petugas, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Korban diduga terjatuh secara tidak sengaja akibat kondisi fisik dan gangguan daya ingat yang telah lama dialaminya.

"Dari hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan keluarga, kejadian ini diduga merupakan kecelakaan murni. Korban diketahui memiliki riwayat pikun sehingga diduga terjatuh ke dalam sumur tanpa disadari," jelas AKP Budiono.

Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak pelaksanaan visum maupun autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait keputusan tersebut.

"Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak berkenan dilakukan visum ataupun autopsi. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah prosedural mulai dari olah tempat kejadian, pendataan saksi, hingga dokumentasi untuk memastikan tidak ada unsur pidana," tutur AKP Budiono.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....