Kakek Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Karangploso Malang

  • 18 Jun 2026 13:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Warga Dusun Lowok, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia di aliran Sungai Lowok pada Rabu (17/6/2026). Korban diketahui bernama Naim (85), warga Dusun Baba'an, Desa Ngenep, yang sebelumnya dilaporkan menghilang dari rumah selama dua hari.

Jasad korban pertama kali terlihat oleh beberapa anak yang sedang memancing di sekitar sungai. Mereka mendapati seorang pria tergeletak dalam kondisi tidak bergerak di aliran sungai. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada warga setempat dan diteruskan kepada aparat kepolisian.

Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono menjelaskan, anggota Polsek Karangploso bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Karangploso segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas melakukan pemeriksaan awal sekaligus olah tempat kejadian perkara.

"Korban pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang memancing di sungai. Setelah mendapat laporan dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal," kata AKP Budiono, Kamis (18/6/2026).

Berdasarkan keterangan keluarga maupun saksi, korban telah meninggalkan rumah sejak dua hari sebelumnya tanpa diketahui tujuan maupun keberadaannya. Korban juga diketahui mengalami penurunan daya ingat akibat usia lanjut.

"Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang sudah lanjut usia dan mengalami pikun. Korban diketahui meninggalkan rumah sejak dua hari lalu dan tidak diketahui keberadaannya," ujarnya.

Tim medis yang melakukan pemeriksaan luar menemukan luka pada bagian kepala di atas telinga kanan. Luka tersebut diduga muncul akibat benturan dengan batu di sekitar lokasi sungai. Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan indikasi tindak kekerasan maupun unsur pidana.

"Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban diduga terpeleset di sekitar sungai hingga mengalami benturan pada bagian kepala. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kekerasan atau peristiwa pidana," jelas AKP Budiono.

Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memilih tidak dilakukan autopsi. Mereka juga telah membuat surat pernyataan yang menyatakan tidak akan mengajukan tuntutan kepada pihak mana pun terkait peristiwa tersebut.

"Atas permintaan keluarga, jenazah selanjutnya diserahkan untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. Meski demikian, petugas tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur guna memastikan seluruh fakta di lapangan," pungkas AKP Budiono.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....