Polisi Selidiki Pemicu Ledakan Petasan di Musala Blitar

  • 18 Mar 2026 05:12 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Peristiwa ledakan yang terjadi di sebuah Musala di wilayah Dusum Tapan, Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, masih menyisakan tanda tanya.

Aparat kepolisian dari Polres Blitar Kota kini terus mengusut asal muasal kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya aktivitas pembuatan petasan di lokasi.

Insiden yang terjadi pada Selasa (17/3/2026) dini hari itu mengakibatkan dua orang mengalami luka serius. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan, sehingga belum bisa dimintai keterangan oleh penyidik.

"Benar terjadi ledakan kemarin, dua korban masih dalam perawatan medis dan penyelidikan masih berlangsung. Korbannya MZ (16) dan MA (19), dan kami belum tahu apakah pada saat itu sedang meracik petasan atau bagaimana," terang Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, Rabu (18/3/2026).

Kapolresta menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada bahan petasan sebagai sumber ledakan. Namun, pihaknya belum dapat memastikan faktor pemicu yang menyebabkan bahan tersebut meledak.

Menurutnya, proses penyelidikan masih terus berjalan dengan mengumpulkan barang bukti serta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga menunggu kondisi korban membaik agar dapat memberikan informasi lebih rinci.

"Di lokasi kejadian, petugas telah melakukan sterilisasi dan pengamanan area. Garis polisi dipasang untuk membatasi akses warga, sementara tim penjinak bahan peledak turut diterjunkan guna memastikan tidak ada sisa material berbahaya," ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, ditemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan aktivitas perakitan petasan. Beberapa serpihan dan selongsong juga telah diamankan sebagai bagian dari barang bukti.

Sementara itu, kondisi bangunan Musala dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Warga sekitar sebelumnya sempat dikejutkan oleh suara ledakan keras yang terdengar sekitar pukul 00.30 WIB.

Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut, termasuk memastikan apakah ledakan terjadi saat proses perakitan berlangsung atau akibat faktor lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....