Dari Mbok Jum ke Musik, Dimas HK Rilis “Kayu Jati”
- 13 Agt 2026 11:14 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Penyanyi sekaligus pemeran karakter Mbok Jum dalam serial komedi Mama Lela, Dimas HK, memperkenalkan single terbarunya berjudul “Kayu Jati” saat menjadi narasumber Program Warung Gaul PRO 4 RRI Malang bersama penyiar Budhe Mey, Rabu (12/08/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dimas membagikan kisah perjalanan karier, proses kreatif penciptaan lagu, hingga harapannya di dunia musik dan akting.
Dimas menjelaskan bahwa dunia tarik suara merupakan bidang yang lebih dahulu ia geluti sejak duduk di bangku SMP. Ketertarikannya terhadap musik tumbuh dari lingkungan keluarga, terutama sang kakak yang pernah mengikuti ajang pencarian bakat KDI pada 2008.
Meski sempat mencoba membangun karier di Jakarta, Dimas mengaku belum memperoleh hasil yang diharapkan. Ia kemudian menekuni dunia akting dan dikenal luas melalui karakter Mbok Jum dalam serial Mama Lela, yang hingga kini menjadi salah satu identitas terkuatnya di dunia hiburan.
Dalam wawancara tersebut, Dimas mengungkapkan bahwa “Kayu Jati” merupakan single kelimanya setelah sebelumnya merilis lagu-lagu berbahasa Jawa seperti Arjosari Dadi Saksi, Karangkates Temu Kangen, Sak Tekaning Pati, dan Cocok. Berbeda dengan karya sebelumnya yang bernuansa ambyar dan pop dangdut, “Kayu Jati” hadir dengan konsep pure pop Jawa.

Menurut Dimas, judul lagu tersebut terinspirasi dari filosofi kayu jati yang kuat, kokoh, tidak mudah lapuk, dan kerap menjadi simbol sandaran hidup. Filosofi itu diterjemahkan menjadi pesan tentang sosok laki-laki yang mampu dipercaya dan menjadi tempat bersandar bagi pasangan dalam hubungan asmara.
Menariknya, seluruh lagu yang telah dirilis Dimas merupakan hasil ciptaannya sendiri. Padahal, latar belakang pendidikan yang ia tempuh berasal dari jurusan otomotif. Lagu “Kayu Jati” sendiri telah ditulis sejak lama, namun sempat tertunda perilisannya akibat kontrak dengan label sebelumnya. Setelah melalui proses penyesuaian aransemen, lagu tersebut akhirnya dirilis sekitar satu bulan sebelum wawancara berlangsung.
Tak hanya menggarap musik, Dimas juga melibatkan unsur promosi wisata dan pelaku usaha lokal dalam video klip “Kayu Jati”. Proses pengambilan gambar dilakukan selama dua hari di sejumlah lokasi di Malang dan kawasan Bromo.
Selain membahas karya terbaru, Dimas turut berbagi pengalaman hidup yang pernah ia jalani. Ia mengaku sempat mengalami masa sulit saat tinggal di Dampit, Kabupaten Malang, hampir selama satu tahun tanpa pekerjaan dan pemasukan tetap. Namun semangat untuk terus berkarya membawanya hingga akhirnya bergabung dalam tim produksi Mama Lela dan dipercaya memerankan karakter Mbok Jum.

“Mbok Jum sangat membantu. Bahkan saya sendiri merasa pansos pada diri sendiri. Mbok Jum lebih terkenal dari pada Dimas HK, karena Mbok Jum adalah Dimas HK dan Dimas HK adalah Mbok Jum,” ujar Dimas.
Pada kesempatan terpisah, Dimas HK bersama arranger lagu “Kayu Jati”, Indra, juga melakukan wawancara dengan Music Director RRI Malang, Iyan Taufiq. Dalam perbincangan tersebut, keduanya membahas perkembangan single terbaru, strategi promosi, serta target karier ke depan.
Indra mengungkapkan pihaknya menargetkan penyelesaian album perdana Dimas HK pada tahun ini. Ia juga menjelaskan bahwa promosi “Kayu Jati” saat ini difokuskan melalui media sosial dan radio.

“Saat ini kami fokus di media sosial dan untuk promo ke radio, lagu ‘Kayu Jati’ ini, RRI PRO 4 Malang adalah radio pertama kami,” kata Indra.
Ia berharap lagu tersebut dapat diterima masyarakat luas dan memiliki umur panjang di industri musik. Sementara itu, Dimas berharap “Kayu Jati” bisa menjadi teman perjalanan para pendengar serta menghibur mereka yang sedang jatuh cinta maupun tengah menghadapi kegalauan.
Dengan dukungan para pendengar dan penggemarnya, Dimas berkomitmen untuk terus berkarya di dunia musik dan akting serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya melalui karya-karya yang dihasilkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....