BRI Jazz Gunung Bromo 2026 Sajikan Kolaborasi Etnik dan Jazz Modern
- 27 Jul 2026 20:37 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Kolaborasi lintas negara antara Ring of Fire Project, Sri Hanuraga, dan Simone Prattico sukses memukau ribuan penikmat musik dalam gelaran BRI Jazz Gunung Bromo 2026. Penampilan mereka menghadirkan perpaduan jazz modern, improvisasi, dan nuansa etnik yang menyatu dengan suasana alam Pegunungan Bromo yang dingin pada malam hari.
Tampil di Amphitheater Jiwa Jawa Resort Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026), Ring of Fire Project membawakan sejumlah komposisi hasil kolaborasi bersama pianis jazz Indonesia Sri Hanuraga dan drummer asal Italia Simone Prattico. Penampilan tersebut menjadi salah satu suguhan spesial pada hari pertama BRI Jazz Gunung Bromo 2026.

Alunan musik yang lahir dari pertemuan para musisi lintas daerah dan negara itu mengisi kawasan amfiteater dengan harmoni yang khas. Permainan instrumen yang dinamis dipadukan dengan improvisasi jazz yang kuat membuat ribuan penonton larut dalam suasana pertunjukan.
Ring of Fire Project merupakan kelompok musik asal Yogyakarta yang dikenal mengeksplorasi unsur musik tradisional Nusantara dalam balutan jazz kontemporer. Dalam penampilannya di Bromo, mereka berkolaborasi dengan Sri Hanuraga, pianis jazz yang telah dikenal luas di kancah musik nasional maupun internasional, serta Simone Prattico yang memiliki pengalaman bermusik di berbagai negara.

Suhu udara yang mencapai belasan derajat Celsius tidak mengurangi antusiasme penonton. Justru suasana malam Pegunungan Bromo menjadi latar yang memperkuat pengalaman musikal yang disajikan para musisi di atas panggung.
BRI Jazz Gunung Bromo 2026 digelar pada 24–25 Juli 2026 di Amphitheater Jiwa Jawa Resort Bromo. Festival ini kembali menghadirkan sejumlah musisi nasional dan internasional dengan mengusung konsep perpaduan musik jazz dan keindahan alam pegunungan. Tahun ini, penyelenggara menghadirkan sederet penampil seperti Isyana Sarasvati, Indra Lesmana, Kevin Yosua Big 6, Bilal Indrajaya, Plutato feat. Cait Lin dari Taiwan, hingga berbagai kolaborasi spesial yang menjadi daya tarik utama festival.

Sejak pertama kali digelar pada 2009, Jazz Gunung telah berkembang menjadi salah satu festival jazz pegunungan paling bergengsi di Indonesia. Selain menjadi ruang apresiasi seni musik, festival ini juga berkontribusi dalam promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Bromo Tengger Semeru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....