Kebiasaan, Album Debut Yaqin yang Penuh Cerita Personal
- 15 Jun 2026 13:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Musisi asal Malang, Yaqin, resmi merilis album debut bertajuk Kebiasaan pada 12 Juni 2026. Album yang berisi delapan lagu ini menjadi langkah penting dalam perjalanan bermusiknya setelah sebelumnya dikenal lewat berbagai single dan proyek musik Sorai Seroja. Di tengah industri musik yang bergerak semakin cepat mengikuti tren media sosial, Yaqin justru memilih jalur yang lebih personal dengan menghadirkan karya yang lahir dari pengalaman hidup, kenangan, serta berbagai kebiasaan kecil yang membentuk dirinya hingga saat ini.
Melalui Kebiasaan, Yaqin mengajak pendengar menyusuri suasana malam kota metropolitan yang penuh lampu jalan, percakapan yang menggantung, dan rasa kehilangan yang tak pernah benar-benar selesai. Album ini tidak hanya berisi kisah tentang cinta, tetapi juga merekam pengalaman merantau, kesepian di kota besar, hingga proses bertumbuh sebagai manusia dewasa. Seluruh cerita tersebut dibalut dengan nuansa retro pop, jazz, dan sentuhan city pop yang hangat sehingga terasa akrab sekaligus menenangkan.
Menariknya, sebagian besar materi dalam album ini berawal dari catatan-catatan pribadi yang sudah lama disimpan Yaqin. Buku catatan tersebut kembali dibuka pada tahun 2025 dan kemudian berkembang menjadi kumpulan lagu yang akhirnya dirampungkan pada pertengahan 2026 bersama tim produksinya. Hasilnya adalah sebuah album yang terasa seperti memoar musikal, jujur, sederhana, dan dekat dengan pengalaman banyak orang yang pernah merasakan kehilangan maupun perubahan dalam hidup.
Sebagai lagu utama, Yaqin memilih “Purnama” yang mengangkat tema kasih tak sampai. Lagu ini terinspirasi dari kisah nyata seorang teman yang ingin cerita patah hatinya diabadikan menjadi sebuah lagu. Ditulis bersama Vickry Kusuma, “Purnama” hadir sebagai pengingat bahwa rasa sakit dan kehilangan tidak selalu harus disampaikan dengan amarah atau kesedihan berlebihan, tetapi juga bisa disuarakan dengan cara yang lembut dan penuh penghormatan terhadap kenangan yang pernah ada.
Selain kuat dari sisi cerita, Kebiasaan juga menunjukkan kecintaan Yaqin pada musik pop klasik Indonesia. Pengaruh musisi seperti Rafika Duri, January Christy, dan Bebi Romeo terasa dalam warna musiknya, sementara sentuhan modern dari generasi baru seperti Ardhito Pramono dan Bilal Indrajaya membuat album ini tetap relevan bagi pendengar masa kini. Ke depannya, Yaqin berencana menggelar showcase pada awal 2027 serta menyiapkan beberapa video musik untuk memperluas jangkauan album ini. Lewat Kebiasaan, ia berharap lagu-lagunya bisa menjadi teman bagi siapa saja yang sedang merasa gundah, kesepian, atau lelah menghadapi ritme hidup yang terus berjalan cepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....