Rayakan 40 Tahun Berkarya, Ria Resty Fauzy Rilis Lagu Baru

  • 08 Jul 2026 09:50 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Penyanyi senior Ria Resty Fauzy menandai 40 tahun perjalanan kariernya di industri musik Indonesia dengan merilis single terbaru berjudul "Rindu Yang Menyiksa". Peluncuran lagu tersebut menjadi bagian dari perayaan konser spesial bertajuk "40 Tahun Berkarya Ria Resty Fauzy" yang digelar di Ballroom Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Single "Rindu Yang Menyiksa" menjadi penanda kembalinya Ria ke industri rekaman setelah lebih dari dua dekade vakum. Lagu ciptaan Dommy Alen yang diproduseri langsung oleh Ria itu menghadirkan warna pop melankolis yang selama ini menjadi ciri khas penyanyi yang populer pada era 1980 hingga 1990-an tersebut.

Melalui lagu terbarunya, Ria ingin menunjukkan bahwa semangat berkarya tetap terjaga meski telah melewati empat dekade perjalanan di dunia musik. Dengan karakter vokal yang masih kuat dan aransemen yang emosional, lagu tersebut diharapkan dapat diterima oleh penikmat musik lintas generasi.

Nama Ria Resty Fauzy dikenal luas melalui sejumlah lagu populer yang sempat merajai industri musik Indonesia, di antaranya "Cintaku Sedalam Lautan Atlantik", "Sinar Matamu Bagai Besi Sembrani", "Cintaku Sampai ke Ethiopia", "Sepatu Dari Kulit Rusa", dan "Kututup Layar Cintaku". Popularitas lagu-lagu tersebut juga mengantarkan namanya dikenal di Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Penyanyi senior Ria Resty Fauzy merayakan empat dekade perjalanan karier musiknya melalui konser spesial dan peluncuran lagu terbaru "Rindu Yang Menyiksa". (Foto: ASCADA Musik Indonesia)

Selama berkarier, Ria berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk lima Golden Record, BASF Awards 1987 untuk lagu "Cintaku Sampai ke Ethiopia", serta HDX Awards 1988 untuk lagu "Kututup Layar Cintaku".

Perayaan 40 tahun berkarya Ria semakin meriah dengan kehadiran sejumlah musisi legendaris era 1980 hingga 1990-an, seperti Obbie Messakh, Endang S. Taurina, Ratih Purwasih, Lies Meinawati, Julian Dekrita, Etrie Jayanti, dan Gandhi S. Mereka membawakan sejumlah lagu hits yang pernah melekat dengan perjalanan karier Ria, menciptakan suasana penuh nostalgia sekaligus apresiasi terhadap kontribusinya bagi musik Indonesia.

Ria mengatakan kembalinya dirinya ke dunia musik bukan untuk mengejar popularitas, melainkan sebagai bentuk kecintaannya terhadap seni yang telah menjadi bagian dari hidupnya selama puluhan tahun.

"Bagi saya, kembali bernyanyi bukan soal mengejar popularitas atau materi. Musik sudah menjadi bagian dari hidup saya selama 40 tahun. Saya ingin kembali berkarya dan semoga 'Rindu Yang Menyiksa' menjadi awal perjalanan baru itu," ujar Ria Resty Fauzy.

Menurutnya, apresiasi dan dukungan dari para pendengar menjadi motivasi terbesar untuk terus berkarya. Ia meyakini seorang penyanyi tidak akan pernah benar-benar berhenti selama masih ada cinta dan dukungan dari masyarakat yang menikmati karya-karyanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....