Nobody Loves Kay Tampilkan Sisi Lain Kehidupan Atlet Esports

  • 04 Jun 2026 13:18 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang: Film drama terbaru berjudul Nobody Loves Kay siap hadir di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026 dengan membawa kisah emosional tentang mimpi, keluarga, persahabatan, dan dunia esports profesional. Disutradarai oleh Bernardus Raka, film ini terinspirasi dari perjalanan hidup pro player Mobile Legends: Bang Bang asal Filipina yang kini membela tim ONIC Esports, yakni Kairi Rayosdelsol atau yang dikenal sebagai ONIC Kairi.

Menjadi debut film panjang Bernardus Raka, Nobody Loves Kay merupakan pengembangan dari film pendek berjudul The Dream Chaser yang dirilis pada 2024. Dalam versi layar lebarnya, Raka menghadirkan nuansa drama coming-of-age yang lebih emosional dan personal. Menurutnya, judul Nobody Loves Kay merepresentasikan konsekuensi yang muncul ketika seseorang terlalu keras mengejar impiannya hingga tanpa sadar berbenturan dengan orang-orang di sekitarnya.

Film ini berpusat pada karakter Kay, seorang siswa SMA yang bercita-cita menjadi pemain profesional game online dan tampil di turnamen dunia. Di tengah ambisinya, Kay harus menghadapi tekanan keluarga yang menginginkan dirinya fokus pada pendidikan demi masa depan yang dianggap lebih aman dan pasti.

Pemeran utama Kay dimainkan oleh Bima Azriel. Ia menyebut film ini bukan hanya ditujukan bagi komunitas gamer, tetapi juga relevan untuk semua penonton karena mengangkat tema universal tentang hubungan orang tua dan anak, serta pentingnya memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang sesuai passion mereka.

Sementara itu, Rey Bong yang memerankan karakter Ido menilai film ini juga memberi pesan bahwa menjadi atlet esports profesional bukan sekadar bermain game tanpa batas. Menurutnya, ada proses, disiplin, dan tahapan serius yang harus dilalui untuk mencapai prestasi di dunia esports.

Selain Bima Azriel dan Rey Bong, film ini juga dibintangi oleh Joshia Frederico sebagai Aurelio, Aurora Ribero sebagai Amanda, serta sejumlah nama lain seperti Ariyo Wahab, Mian Tiara, dan Baskara Basboi.

Melalui Nobody Loves Kay, pihak ONIC ingin membawa industri esports ke ranah hiburan yang lebih luas sekaligus menunjukkan bahwa kisah para atlet esports juga memiliki sisi manusiawi yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Film ini tidak hanya berbicara tentang kompetisi dan kemenangan, tetapi juga tentang perjuangan generasi muda dalam mempertahankan mimpi di tengah keraguan dan tekanan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....