Geisha Angkat Luka Pengkhianatan lewat Single Emosional “Geram”

  • 19 Mei 2026 09:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Grup band Geisha kembali menghadirkan karya emosional melalui single terbaru berjudul Geram yang dirilis pada pertengahan April 2026. Lagu tersebut mengangkat kisah tentang kekecewaan dan luka mendalam akibat pengkhianatan dalam sebuah hubungan.

Dengan formasi Regina Poetiray pada vokal, Nard pada bass, dan Dhan pada keyboard, Geisha menghadirkan lagu yang menggambarkan emosi seseorang yang telah mencapai titik lelah setelah terlalu lama mempertahankan hubungan.

“Geram adalah titik di mana seseorang tidak lagi bisa menahan semuanya sendirian. Bukan sekadar marah, tapi akumulasi dari rasa kecewa dan sakit yang terlalu lama dipendam,” tulis Geisha dalam keterangan resminya.

Lagu ini menceritakan seseorang yang tetap setia menjaga cinta dan kepercayaan, namun harus menerima kenyataan hadirnya orang ketiga dalam hubungannya. Nuansa emosional tersebut terasa kuat melalui lirik-lirik penuh luka dan amarah yang menjadi inti dari lagu ini.

Potongan lirik “Geram rasa hatiku, tak terima kau sayat lubuk hatiku, hingga terkoyak tumpahkan luka” menggambarkan rasa sakit akibat pengkhianatan pasangan. Sementara lirik “Sungguh benci, benci kamu dan dia” menjadi luapan emosi yang selama ini dipendam.

Tema yang diangkat dinilai dekat dengan pengalaman banyak orang. Tidak sedikit hubungan yang perlahan rusak bukan karena pertengkaran besar, melainkan akibat kebohongan kecil, perubahan sikap, hingga hilangnya kepercayaan.

Nuansa emosional lagu tersebut juga diperkuat lewat video musik resmi yang dirilis pada 22 April 2026 melalui kanal YouTube Geisha Indonesia. Dalam video itu, Regina Poetiray memerankan seorang istri yang mulai menyadari perselingkuhan suaminya dari tanda-tanda kecil, termasuk aroma parfum asing yang tidak biasa.

Alih-alih meluapkan emosinya secara langsung, karakter tersebut memilih memendam semuanya sendiri. Pesan itu menjadi gambaran bahwa tidak semua orang yang terlihat tenang benar-benar baik-baik saja.

Melalui “Geram”, Geisha kembali menunjukkan konsistensinya menghadirkan lagu-lagu yang relevan dengan pengalaman emosional pendengarnya. Lagu ini menjadi representasi bagi mereka yang pernah berjuang mempertahankan hubungan, namun akhirnya harus menerima bahwa setiap orang memiliki batas kesabaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....