Berawal dari Hobi saat Pandemi, Balqis Alivia Kembangkan Toko Rajut Malang

  • 15 Sep 2026 16:16 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Berawal dari kegemaran merajut selama masa pandemi COVID-19, Balqis Alivia Nahwa kini mengembangkan Toko Rajut Malang yang menyediakan berbagai perlengkapan merajut bagi pemula. Melalui platform Shopee dan TikTok Shop, usaha tersebut menghadirkan paket belajar merajut lengkap dengan bahan, alat, dan tutorial.

Balqis menceritakan, ketertarikannya terhadap dunia rajut muncul ketika aktivitas perkuliahan dilakukan secara daring dan mobilitas masyarakat dibatasi selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sebagai pribadi yang senang berinteraksi, ia kemudian mencari kegiatan baru yang dapat dilakukan di rumah.

“Saya sendiri itu belajar merajut dari COVID. Karena kuliah online dan serba online, saya yang extrovert ini tidak bisa bergaul karena PPKM. Akhirnya saya mencari kegiatan yang bisa dilakukan selain kuliah online,” ujar Balqis dalam Jagongan UMKM, Senin (14/9/2026).

Ia mengaku memulai kegiatan tersebut dari nol, bahkan sempat keliru dalam memilih benang dan alat rajut. Namun, berbagai kesalahan itu tidak menyurutkan keinginannya untuk terus belajar hingga akhirnya mampu menghasilkan beragam kerajinan, seperti gantungan kunci dan boneka berbentuk hewan.

Ketika kembali ke Malang untuk menjalani perkuliahan secara luring pada semester empat, Balqis mulai memanfaatkan keterampilan merajutnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan sebagai mahasiswa. Pada 2023, ia mulai memasarkan hasil kerajutannya secara daring, sebelum kemudian mengembangkan Toko Rajut Malang sebagai toko yang berfokus pada penjualan perlengkapan merajut.

“Awalnya cuma hobi. Kalau mood, saya bikin gantungan kunci, boneka kucing, dan macam-macam. Waktu kuliah offline dan menjadi anak kos, akhirnya saya memutuskan untuk menjual hasil rajutan saya,” katanya.

Seiring meningkatnya pesanan, Balqis menyadari bahwa produksi kerajinan tangan sangat bergantung pada waktu dan suasana hatinya. Kondisi tersebut mendorongnya mengubah konsep usaha. Pada awal 2024, ia mulai berfokus menjual alat dan perlengkapan rajut agar pelanggan dapat membuat kerajinan sendiri.

“Karena hobi itu tidak bisa dipaksa, banyak pesanan yang tidak terkirim. Akhirnya saya berpikir, kenapa tidak mereka merajut sendiri saja? Jadi, saya yang menjual alatnya,” tuturnya.

Toko Rajut Malang kini menawarkan beragam kebutuhan merajut, mulai dari benang dalam berbagai warna, alat rajut, perlengkapan menjahit, hingga paket khusus pemula. Produk dapat dipesan melalui Shopee dan TikTok Shop dengan harga mulai dari sekitar Rp17 ribu.

Balqis berharap usahanya dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat yang ingin belajar merajut, sekaligus membuktikan bahwa hobi yang ditekuni secara konsisten dapat berkembang menjadi peluang usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....