Memulai Bisnis Kuliner Tak Harus dengan Modal Besar

  • 14 Sep 2026 15:11 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Memulai bisnis kuliner tidak selalu harus diawali dengan modal besar. General Manager Red Coffee dan Cikiluks Indonesia, Alwi Husein Alhamid, menyebut tekad dan konsistensi menjadi modal penting yang harus dimiliki pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membangun bisnis.

Menurut Alwi, modal memang dibutuhkan dalam menjalankan usaha, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan. Pelaku usaha perlu berani memulai dengan kemampuan yang dimiliki, kemudian mengembangkan strategi sesuai kondisi dan peluang pasar. “Yang paling penting itu disebut tekad. Tekad itu ketetapan diri, teguh dan nekat,” ujar Alwi dalam program Catur Laras Jagongan UMKM RRI Malang, Jumat (11/9/2026).

Selain tekad, Alwi menilai pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan bisnis kuliner. Bagi pelaku UMKM dengan keterbatasan modal, lokasi usaha dapat disesuaikan dengan target konsumen, seperti kawasan sekitar kampus, lingkungan tempat tinggal karyawan, maupun kawasan kos-kosan.

Menurutnya, pemilihan lokasi yang tepat dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen secara lebih efektif tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membangun pasar dari awal. Karena itu, sebelum membuka usaha, pelaku UMKM perlu memahami karakter calon pelanggan sekaligus potensi lingkungan di sekitar lokasi yang dipilih.

Alwi juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak mudah menyerah ketika bisnis belum memberikan hasil pada tahun pertama. Menurutnya, usaha kuliner membutuhkan proses untuk membangun kepercayaan dan mengenalkan produk kepada masyarakat. “Di kuliner yang perlu diketahui, biasanya satu tahun pertama tidak menghasilkan apa-apa,” katanya.

Ia menilai konsistensi menjadi kunci agar bisnis mampu bertahan dan berkembang. Konsistensi tersebut mencakup jam operasional, kualitas produk, hingga pelayanan kepada pelanggan. Dengan tekad yang kuat, pemilihan lokasi yang sesuai, serta konsistensi dalam menjalankan usaha, pelaku UMKM dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membangun bisnis kuliner secara berkelanjutan. (Ira Azlina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....