UMKM Perswaan Baju Adat & Profesi Raup Berkah dari Semarak HUT RI Ke-81

  • 20 Agt 2026 12:57 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2026 membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Malang. Salah satunya dirasakan Tri Sulistyani, pemilik Persewaan Baju Adat dan Profesi Bu Sulis yang mengalami peningkatan permintaan sewa kostum adat dan profesi dibandingkan hari-hari biasa.

Tri Sulistyani mengatakan lonjakan penyewa terjadi seiring banyaknya kegiatan Agustusan yang digelar sekolah, instansi, maupun masyarakat. Berbagai acara seperti pentas seni, karnaval, pawai budaya, hingga lomba peragaan busana adat menjadi faktor utama meningkatnya kebutuhan akan kostum tradisional.

“Dalam momen HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini sangat banyak peningkatan jumlah penyewa baju adat dibanding hari biasa karena banyak penampilan pentas seni, karnaval, serta kegiatan sekolah dan kantor yang menggunakan baju adat,” ujarnya kepada RRI.

Usaha persewaan yang berlokasi di Jalan KH Malik Dalam, Perumahan D'Rich Garden Cluster Rafiro Blok F-23, Kedungkandang, Kota Malang itu merupakan cabang dari usaha keluarga yang telah lebih dahulu dirintis oleh orang tuanya. Seiring waktu, usaha tersebut berkembang dan melayani kebutuhan masyarakat akan berbagai jenis baju adat serta kostum profesi anak-anak.

Sejumlah siswa SD mengenakan baju adat hasil sewaan dari Bu Sulis dalam acara kelulusan sekolah, sebagai bagian dari momen perayaan sekaligus mengenalkan keberagaman budaya Nusantara.

Menurut Sulis, untuk kategori baju adat, kostum Jawa dan Kalimantan menjadi yang paling banyak disewakan. Namun khusus pada momentum HUT RI tahun ini, minat anak-anak juga cukup tinggi terhadap baju adat Batak, Bali, Papua, dan Kalimantan. Sementara itu, kostum profesi yang banyak diminati terutama oleh siswa PAUD dan TK antara lain polisi, pilot, masinis, dan sejumlah profesi lainnya.

Pelanggan persewaan Bu Sulis mayoritas berasal dari masyarakat sekitar. Informasi mengenai usaha tersebut banyak tersebar melalui rekomendasi dari mulut ke mulut, baik antar tetangga, sesama wali murid di sekolah, maupun jaringan pertemanan dalam berbagai komunitas.

Sulis menilai perayaan HUT Kemerdekaan RI masih menjadi sarana penting untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada generasi muda. Melalui karnaval dan pawai, anak-anak dapat belajar mengenal pakaian adat dari berbagai daerah sekaligus memahami beragam profesi yang ada di masyarakat.

“Kegiatan HUT seperti karnaval atau pawai menjadi momen penting untuk mengenalkan pakaian adat dan berbagai profesi kepada anak-anak supaya mereka tidak melupakan adat istiadat maupun pakaian daerah yang ada di Nusantara,” katanya.

Meski permintaan meningkat, Sulis mengaku masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan jumlah koleksi kostum. Kondisi tersebut kerap menjadi kendala ketika ada permintaan dalam jumlah besar atau ketika penyewa menginginkan model baju yang sama untuk satu kelompok.

“Kalau ada yang meminjam dalam jumlah banyak dan meminta baju kembar, itu menjadi tantangan tersendiri. Namun hal itu juga menjadi semangat bagi kami untuk terus berusaha memberikan pelayanan terbaik meski dengan dana yang masih terbatas,” ujarnya.

Ke depan, Sulis berharap minat masyarakat terhadap baju adat semakin meningkat sehingga dapat turut mendukung pelestarian budaya bangsa sekaligus memperkuat keberlangsungan UMKM lokal.

“Harapan saya ke depannya permintaan baju adat semakin meningkat dan semakin banyak peminatnya,” kata Sulis.

Meningkatnya permintaan persewaan baju adat pada peringatan HUT Ke-81 RI menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap keberagaman budaya Indonesia masih terus hidup di tengah masyarakat. Selain menjadi peluang ekonomi bagi UMKM, momentum ini juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.(Vivie)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....