UMKM Malang Perkuat Pasokan Lokal Demi Jaga Kualitas Carang Mas Premium
- 29 Jul 2026 17:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Menjaga kualitas produk menjadi komitmen utama NR Kress Ngalam Rasa dalam mengembangkan carang mas premium khas Malang. Selain mengutamakan bahan baku lokal, pelaku UMKM ini juga membangun kerja sama dengan pemasok tetap agar produksi tetap stabil meski harga bahan pangan mengalami kenaikan.
Owner NR Kress Ngalam Rasa, Indryawati Puspita Rini, SE, mengatakan seluruh ubi yang digunakan berasal dari wilayah Malang, khususnya Kepanjen, sementara gula merah didatangkan dari Blitar. Sistem kerja sama dengan pemasok membuat harga bahan baku lebih terjaga.
"Kami sudah memiliki supplier sendiri, jadi tidak mengambil bahan di pasar. Harga sudah kami sepakati sejak awal sehingga masih bisa menjaga margin usaha. Untuk ubi pun kami menggunakan ubi pilihan yang sudah disortir agar kualitasnya tetap baik," ujar Indryawati saat diwawancarai, Selasa (28/7/2026).
Dalam proses produksinya, NR Kress Ngalam Rasa mengolah hingga sekitar 50 kilogram ubi setiap hari kerja dengan melibatkan empat orang, termasuk pemilik usaha. Produk dibuat melalui tahapan pemarutan, penggorengan, pencampuran gula merah pada waktu tertentu, hingga pencetakan menggunakan cetakan berbahan stainless steel.
Menurut Indryawati, proses tersebut tidak dapat dilakukan sembarangan karena memerlukan ketepatan waktu agar menghasilkan tekstur renyah serta daya simpan yang panjang.
"Kalau masih dalam kemasan plastik, produk bisa bertahan enam sampai tujuh bulan. Kami juga menggunakan kemasan premium dan memberi tanda agar paket tidak dibalik atau dibanting selama pengiriman, sehingga kualitas produk tetap terjaga sampai ke tangan konsumen," jelasnya.
Saat ini carang mas menjadi produk unggulan NR Kress Ngalam Rasa dengan permintaan tertinggi, terutama menjelang akhir tahun. Ke depan, usaha tersebut akan terus menghadirkan inovasi produk tanpa mengurangi kualitas yang menjadi ciri khasnya.(devi resa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....