Marsalia UMKM Bordir Malang Berkarya Memberdayakan Perempuan Lokal

  • 06 Mei 2026 14:49 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Marsalia tumbuh sebagai salah satu UMKM bordir khas Malang yang konsisten menghadirkan produk handmade berkualitas dengan sentuhan seni tinggi. Brand ini didirikan oleh Sri Rahayu, yang memulai usahanya dari hobi sederhana menyulam secara otodidak sejak tahun 2010.

“Awalnya hanya berangkat dari kesukaan membuat kerajinan tangan. Tidak pernah terpikir akan berkembang sejauh ini, tetapi karena banyak yang memesan, akhirnya saya tekuni dengan lebih serius,” ujar Sri Rahayu kepada RRI di acara Jagongan UMKM Pro 4 RRI Malang, Rabu (6/4/2026).

Seiring waktu, Marsalia berkembang pesat dengan menghadirkan lebih dari 200 varian produk. Daster bordir berbahan katun Jepang menjadi produk unggulan yang dikenal nyaman, awet, dan memiliki ciri khas tersendiri. Setiap bordir dikerjakan secara manual oleh para pengrajin perempuan di Malang, menjadikan setiap produk unik dan bernilai seni tinggi.

“Semua bordir dikerjakan tangan oleh ibu-ibu di sekitar sini. Saya ingin mereka juga punya penghasilan dan merasa diberdayakan,” jelas Sri.

Tidak hanya fokus pada fashion, Marsalia juga memanfaatkan kain perca untuk menciptakan berbagai produk kreatif seperti tas, sandal, dan dompet. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya lini produk, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan.

Perkembangan Marsalia semakin signifikan setelah bergabungnya Dany Ariyanto sebagai Marketing Manager pada tahun 2023. Strategi pemasaran diperluas, menjangkau pasar lokal hingga nasional melalui outlet fisik dan berbagai platform digital.

“Kami melihat potensi besar dari produk handmade ini. Dengan strategi pemasaran yang tepat, Marsalia bisa menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan internasional,” ungkap Dany.

Kini, produk Marsalia telah tersedia di berbagai gerai UMKM di Malang dan Jawa Timur, serta aktif dipasarkan melalui media sosial dan marketplace. Bahkan, produk mereka telah menembus pasar internasional dengan pesanan hingga ke Dubai.

Lebih dari sekadar usaha, Marsalia menjadi ruang pemberdayaan perempuan. Jumlah penjahit dan pembordir terus bertambah seiring meningkatnya permintaan pasar.

“Harapan saya sederhana, Marsalia bisa terus bertahan, berkembang, dan memberi manfaat bagi banyak orang,” tutup Sri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....