BRI Regional Office Malang Cairkan KUR Senilai Rp 5,557 T sampai dengan Maret 2026

  • 04 Mei 2026 13:34 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk lewat Regional Office Malang berhasil membukukan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 5,557 T sampai dengan Maret 2026, yang telah dinikmati oleh sebanyak 117.387 pelaku usaha. Capaian tersebut merupakan bagian dari langkah strategis BRI dalam menggerakkan UMKM agar terus tumbuh dan berkembang secara optimal.

Tito Witarnawan, Regional Micro Banking Head BRI Region Malang, mengungkapkan bahwa dari sisi komposisi, penyaluran KUR di area kerja Regional Office BRI Malang hingga Maret 2026 paling banyak mengalir ke sektor pertanian dan perikanan serta perdagangan, dengan proporsi mencapai 47,29% dari keseluruhan penyaluran.

Kondisi ini mencerminkan bahwa pembiayaan yang dikucurkan BRI telah diposisikan untuk menopang kegiatan usaha yang mampu menciptakan nilai tambah bagi roda perekonomian. "Dari aspek sebaran geografis, wilayah dengan realisasi KUR tertinggi di bawah naungan Regional Malang meliputi Kabupaten/Kota Blitar, Ponorogo, dan Kediri," tuturnya Senin (4/5/2026) di Malang.

Dengan dukungan pembiayaan yang memadai dan kemudahan akses permodalan melalui skema KUR, para pelaku usaha di berbagai penjuru wilayah Malang dan sekitarnya memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan skala bisnisnya, menciptakan peluang kerja baru, serta memperkokoh daya saing ekonomi di tingkat daerah.

Di sisi lain, KUR juga menjadi wujud konkret dari komitmen BRI yang selaras dengan semangat Astacita Pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang lebih kokoh melalui penguatan UMKM, perluasan kesempatan kerja, serta percepatan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri.

"Ini adalah bagian dari kontribusi nyata BRI dalam membangun ekosistem ekonomi yang bertumpu pada kekuatan UMKM di daerah. Di luar memperluas jangkauan pembiayaan, BRI juga aktif mendorong peningkatan kapabilitas para pelaku usaha melalui beragam program pemberdayaan. Upaya ini dirancang agar para debitur tidak sekadar mendapatkan suntikan modal, tetapi juga mampu menjalankan usahanya dengan lebih terencana dan berkesinambungan," tuturnya.

Tito menambahkan, kontribusi BRI tidak berhenti pada pencairan dana semata, melainkan turut mencakup pendampingan operasional usaha serta edukasi keuangan agar para debitur dapat mengelola bisnis mereka secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan misi BRI untuk tampil sebagai mitra andalan dalam memberdayakan ekonomi rakyat, terutama di wilayah-wilayah yang menyimpan potensi unggulan yang belum tergarap maksimal.

"Dengan strategi yang terarah pada sektor-sektor produktif, BRI Regional Office Malang meyakini bahwa perannya sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat akan terus menguat dan mampu menjawab tantangan pembangunan yang inklusif di tingkat lokal," imbuhnya.

Ke depan, BRI Regional Office Malang akan konsisten mendorong penyaluran KUR dengan menitikberatkan pada sektor-sektor yang bersifat produktif, sehingga setiap pembiayaan yang diberikan benar-benar mampu memberikan dampak nyata dan terukur bagi kemajuan usaha masyarakat.

"Kami menegaskan komitmen untuk senantiasa mendampingi dan mendukung para pelaku UMKM, bukan hanya dalam bentuk permodalan, tetapi juga melalui penyelenggaraan pelatihan usaha dan program-program penguatan kapasitas lainnya. Kami pun terus mengampanyekan literasi digital kepada para pelaku usaha agar mereka mampu memanfaatkan berbagai platform penjualan daring, sehingga kapasitas bisnis mereka semakin meningkat dan naik ke level yang lebih tinggi," tegasnya.

Pada tahun 2025, BRI Regional Office Malang mencatatkan total penyaluran KUR sebesar Rp 20,359 T yang menjangkau 472.748 debitur, dengan dominasi penyaluran pada sektor pertanian dan perikanan serta perdagangan yang menyumbang porsi sebesar 53,03% dari total keseluruhan penyaluran.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....