Harga Bahan Pokok Naik, Daya Beli Konsumen Turun 30 Persen

  • 27 Apr 2026 15:07 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kenaikan harga sejumlah bahan pokok, plastik, dan produk kebutuhan sehari-hari berdampak pada penurunan daya beli masyarakat hingga 30 persen, Hal ini dialami supplier bahan makanan Hamy Food yang ada di Jalan Hasanudin Junrejo Kota Batu.

Kenaikan harga terjadi pada berbagai komoditas, terutama produk yang menggunakan kemasan plastik.

“Bukan sekadar naik, tapi ini sudah ganti harga. Karena kenaikannya tidak cuma dua atau tiga persen,” kata Owner Hamy Food, Dewi Mastukha Nurdiastri, dalam program Halo RRI, Senin 27 April 2026.

Perempuan yang biasa diapnggil Astri ini menjelaskan, lonjakan harga plastik yang mencapai hingga 100 persen berdampak langsung pada biaya produksi dan harga jual produk yang dijualnya, khususnya frozen food dan sembako.

“Plastik sekarang kenaikannya bisa sampai 100 persen, akhirnya berimbas ke semua produk yang pakai kemasan,” terang Astri.

Selain itu, kelangkaan juga terjadi pada minyak goreng bersubsidi. Sementara produk lain turut mengalami kenaikan harga meski tidak terlalu signifikan.

“Untuk minyak, yang kategori murah seperti Minyak Kita itu memang kosong di pasaran, yang tersedia hanya yang lebih mahal,” contohnya.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada perilaku konsumen yang mulai mengurangi pembelian dan lebih selektif dalam berbelanja.

“Daya beli masyarakat turun sekitar 30 persen, apalagi setelah lebaran orang cenderung lebih berhemat,” imbuhnya.

Untuk menyiasati kondisi ini, pelaku usaha dan produsen melakukan berbagai strategi, termasuk menyesuaikan kemasan produk tanpa menaikkan harga jual. Salah satunya dengan mengurangi gramasi.

“Biasanya berat produk dikurangi, misalnya dari 500 gram jadi 400 gram, tapi harganya tetap, jadi terlihat sama bagi pembeli, walaupun gramasinya lebih sedikit,” ungkap Asri. (Meuthia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....