Harga Plastik Melonjak, Pengusaha Keripik Tempe Terpaksa Naikkan Harga Produk

  • 13 Apr 2026 15:31 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Kota Malang hadapi tekanan biaya produksi akibat lonjakan harga plastik yang tinggi.

Kenaikan harga plastik terjadi drastis dalam waktu singkat, bahkan disebutnya bukan sekadar naik, tetapi “ganti harga”. Demikian disampaikan Manager Keuangan Keripik Tempe Rohani Kota Malang, Trio Andi Cahyono, dalam program Halo RRI, Senin 13 April 2026.

“Di pertengahan puasa kami palstik masih dapat harga Rp33 ribu per kilo, sekarang sudah di kisaran Rp53 ribu sampai Rp55 ribu per kilo,” terangnya.

Selain plastik, kenaikan juga terjadi pada harga minyak goreng yang turut menambah beban biaya produksi. Untuk satu jerigen ukuran 15 kilogram, harga kini mencapai sekitar Rp400 ribu, naik dari sebelumnya di kisaran Rp340 ribu hingga Rp350 ribu.

Ia menjelaskan, lonjakan harga bahan baku tersebut memaksa pelaku usaha untuk menyesuaikan harga jual produk agar tetap bisa bertahan.

“Untuk harga jual, sejak harga plastik naik banyak, harga minyak juga naik akhirnya kami putuskan untuk menaikkan harga. Sekarang per bungkusnya naik sekitar Rp1.000 dari harga awal,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya membuka kemungkinan penyesuaian kembali harga produk apabila harga bahan baku seperti plastik dan minyak goreng kembali stabil. (Esty/Meutia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....