Eksistensi Minuman Tradisional dengan Beragam Manfaat
- 09 Mar 2026 14:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Usaha jamu tradisional 'Girli' yang dikelola Febe Susana Budisusilo atau yang akrab disapa Susan merupakan bisnis keluarga yang telah diwariskan hingga generasi keempat. Usaha ini telah dijalankan sejak tahun 1989 dan tetap dipertahankan sebagai warisan keluarga yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjaga tradisi minuman herbal.
Susan mengatakan bahwa ia melanjutkan usaha tersebut karena pesan dari sang ayah agar bisnis jamu keluarga tetap diteruskan. “Papa saya pernah berpesan, jamu ini diteruskan saja karena suatu saat bisa membantu perekonomian,” ujarnya pada dialog Jagongan UMKM, Senin (9/3/2026).
Pada awalnya, produk yang dibuat oleh nenek buyutnya hanya beras kencur. Kemudian berkembang dengan tambahan sinom di masa ayahnya, hingga kini Girli memiliki beberapa varian seperti beras kencur, sinom, kunyit asam, dan blimbing wuluh.
Nama Girli sendiri dipilih karena lokasi rumah sekaligus tempat usahanya berada di kawasan Kampung Heritage Kayutangan, tepat di pinggir kali. Seiring berkembangnya Kayutangan sebagai desa wisata, produk jamu Girli mulai dikenal lebih luas oleh pengunjung yang datang.
| Baca juga: Inovasi Bentuk Gethuk Tarik Minat Konsumen |
Dalam proses produksinya, Susan menjaga kualitas jamu dengan membuatnya secara rutin setiap dua hari sekali sekitar 40 botol per varian. Proses pembuatan dilakukan bersama keluarga tanpa bahan pengawet dan menggunakan kadar gula rendah. “Produk saya ini low sugar karena yang saya jual adalah minuman sehat,” jelasnya.
Setiap varian jamu memiliki manfaat yang berbeda. Kunyit asam banyak diminati perempuan dikarenakan dapat meredakan nyeri menstruasi, blimbing wuluh dipercaya membantu menurunkan tekanan darah dan gula, sinom dikenal menyegarkan dan baik untuk lambung, serta beras kencur yang dikenal memiliki banyak manfaat baik untuk tubuh. Dari seluruh varian tersebut, sinom menjadi produk yang paling banyak diminati pelanggan. “Banyak yang bilang sinom saya rasanya berbeda,” katanya.
Seluruh produk jamu Girli dijual dengan harga Rp7.500 per botol dan dapat dipesan secara langsung maupun melalui WhatsApp di nomor 082233727228 dengan layanan pengiriman. Susan menegaskan bahwa menjaga kualitas dan khasiat produk menjadi prinsip utama dalam usahanya. “Saya lebih baik menaikkan harga daripada mengurangi rasa,” tegasnya. (Bintang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....