Berawal dari Donat Rumahan, Danish Kitchen Kini Kian Berkembang
- 24 Feb 2026 16:31 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Usaha kuliner Danish Kitchen berawal dari kegemaran anak pemiliknya terhadap donat yang dijual di pusat perbelanjaan. Dari kebutuhan keluarga inilah, bisnis rumahan tersebut tumbuh dan mendapat respons luas dari masyarakat.
Pemilik Danish Kitchen, Anna, mengatakan ide usaha muncul karena harga donat merek ternama dinilai cukup mahal. “Anak saya hampir tiap minggu minta donat di mall, dan menurut saya harganya cukup pricey untuk gaji UMR,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Berangkat dari situ, Anna mencoba membuat donat sendiri di rumah dengan berbagai percobaan. Ia terus melakukan trial hingga mendapatkan tekstur donat yang mirip dengan donat merek terkenal.
Setelah berhasil, Anna mengunggah foto donat buatannya ke status WhatsApp. Tak disangka, banyak teman yang tertarik dan bertanya apakah donat tersebut dijual.
Melihat antusiasme tersebut, Anna mulai memberanikan diri menjual donat buatannya. Pesanan pun terus berdatangan hingga membuatnya semakin percaya diri menjalankan usaha.
Tak berhenti di lingkup pertemanan, Danish Kitchen kemudian merambah ke marketplace daring. Respons pasar yang tinggi bahkan sempat membuat Anna kewalahan melayani banyaknya pesanan.
Seiring waktu, produk Danish Kitchen pun semakin beragam mengikuti permintaan pelanggan. “Awalnya hanya donat dan bomboloni, sekarang kami juga menyediakan cake, brownies, roti, kue kering, dan kue basah,” pungkas Anna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....