Tradisi Menjelang Ramadan, Dongkrak Harga Ayam dan Cabai
- 16 Feb 2026 07:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Tradisi selamatan yang disebut megengan sebelum bulan suci Ramadan, membawa berkah sekaligus tantangan bagi Pasar Tradisional. Di Pasar Legi, lonjakan permintaan membuat harga daging ayam dan cabai rawit meroket dalam sepekan terakhir.
Harga daging ayam menembus Rp42.000 per kilogram, sementara cabai rawit berada di kisaran Rp88.000 hingga Rp90.000 per kilogram. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menggelar selamatan menjelang bulan puasa.
Tim Satgas Pangan dari Polres Blitar Kota bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memantau kondisi lapangan. Pengawasan tak hanya dilakukan di tingkat pedagang, tetapi hingga distributor guna memastikan tidak ada permainan harga.
| Baca juga: Allura Daily Spa Hadirkan Perawatan Lengkap |
Ketua Satgas Pangan, AKP Rudi Kuswoyo menyebut kenaikan harga ayam dipicu naiknya harga pakan ternak di tingkat peternak. Sementara cabai rawit terdampak cuaca ekstrem yang menyebabkan sejumlah petani gagal panen, sehingga pasokan menurun.
"Kalau untuk daging ayam yang mahal ini dikarenakan adanya kenaikan harga pakan di tingkat peternak. Untuk cabai rawit karena kondisi cuaca tak menentu yang membuat sejumlah petani gagal panen," ujarnya, Senin (16/2/2026).
Di sisi lain, pedagang mengaku kenaikan ini bersifat musiman.
Hal ini dikatakan oleh Rina, pedagang daging ayam di Pasar Legi, Kota Blitar. Permintaan tinggi menjelang megengan dan awal Ramadan menjadi faktor utama. Beberapa pedagang memperkirakan harga akan berangsur turun setelah puncak permintaan terlewati.
"Biasanya memang seperti ini untuk keperluan megengan itu, permintaan cukup tinggi. Nanti berangsur-angsur akan menurun," katanya.
Satgas Pangan memastikan pemantauan rutin terus dilakukan demi menjaga stabilitas harga dan memastikan stok tetap aman menjelang hingga selama Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....