Pesanan Melonjak, Perajin Bedug Blitar Panen Berkah Ramadan

  • 27 Feb 2026 12:53 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Datangnya bulan suci Ramadan membawa berkah tersendiri bagi Mujiono (44), perajin bedug asal Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Tahun ini, pesanan bedug miliknya meningkat signifikan, tidak hanya dari wilayah Blitar, tetapi juga dari luar kota.

Sejak awal Februari, bengkel kerjanya mulai dipenuhi pesanan. Total ada 10 unit bedug yang dikerjakan selama Ramadan 2026. Sebagian besar sudah diambil pelanggan, sementara dua unit lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir.

"Kalau Ramadan memang ramai. Di luar bulan puasa, pesanan bedug tidak sebanyak ini," ujar Mujiono, Jumat (27/2/2026).

Salah satu bedug yang tengah ia selesaikan berdiameter satu meter dengan panjang 1,2 meter, diperuntukkan bagi masjid. Proses pembuatannya memerlukan ketelitian, mulai dari pembentukan kayu, penghalusan menggunakan mesin amplas, hingga tahap plamir untuk menutup sambungan sebelum dilapisi pelitur.

Menurut Mujiono, ukuran yang paling banyak diminati justru bedug berdiameter 55 hingga 70 sentimeter untuk musala. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp2,5 juta hingga Rp15 juta, tergantung ukuran dan jenis kayu yang digunakan.

Ia memanfaatkan kayu mahoni, nangka, serta trembesi sebagai bahan utama. Namun, belakangan ini ia mengaku cukup kesulitan mendapatkan kayu utuh berukuran besar. Jika stok terbatas, kayu akan disambung dengan teknik khusus tanpa memengaruhi kualitas suara yang dihasilkan.

"Pesanan datang dari wilayah Blitar Raya, dan ada juga pembeli dari Tulungagung dan sejumlah daerah lain. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, saya biasanya menyiapkan bahan baku jauh sebelum Ramadan tiba agar fokus pada tahap finishing saat pesanan memuncak," terang dia.

Selain bedug, Mujiono juga memproduksi kendang Jawa untuk kebutuhan kesenian jaranan dan karawitan. Produksi kendang berjalan setiap hari dengan kapasitas sekitar 20 unit. Bahkan, dalam sebulan ia bisa mengirim hingga 500 unit kendang ke Lampung.

Namun, memasuki Ramadan, permintaan kendang cenderung menurun. Sebaliknya, pesanan bedug meningkat tajam seiring kebutuhan masjid dan musala menyambut bulan suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....