Ruwatan Bersama RRI Malang Angkat Lakon "Manik Moyo Jagat Ginelar"
- 09 Jul 2026 13:29 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Radio Republik Indonesia (RRI) Malang menggelar kegiatan Ruwatan Bersama melalui pagelaran wayang kulit dengan lakon "Manik Moyo Jagat Ginelar" pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya melestarikan budaya Jawa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur wayang kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Pagelaran menghadirkan Ki H. Joko Setiono, S.T., M.MT. sebagai dalang yang membawakan kisah Manik Moyo Jagat Ginelar. Lakon tersebut mengandung pesan tentang kebijaksanaan, keseimbangan hidup, serta pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.
Suasana pertunjukan berlangsung khidmat dengan iringan gamelan yang menghidupkan setiap adegan. Penampilan sang dalang berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang memenuhi area pertunjukan.
Ruwatan merupakan tradisi masyarakat Jawa yang dimaknai sebagai bentuk doa dan harapan agar memperoleh keselamatan, perlindungan, serta kehidupan yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, RRI Malang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat.
Antusiasme juga datang dari kalangan generasi muda. Salah seorang penonton, Arsya (18), warga Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang, menilai kegiatan seperti ini perlu terus dilestarikan agar budaya Jawa tetap dikenal oleh generasi penerus.
"Menurut saya, sebagai Generasi Z, acara ruwatan yang saya ikuti ini harus terus dilestarikan, terutama karena ini merupakan budaya Jawa. Kegiatan seperti ini penting agar generasi muda tidak melupakan warisan budaya yang kita miliki," ujarnya.
Menurut Arsya, perkembangan teknologi dan budaya modern tidak seharusnya membuat generasi muda meninggalkan tradisi daerah. Sebaliknya, kegiatan budaya seperti pagelaran wayang dapat menjadi sarana untuk mengenal nilai-nilai kehidupan sekaligus memperkuat identitas budaya bangsa.
Melalui penyelenggaraan Ruwatan Bersama, RRI Malang menunjukkan komitmennya dalam menjaga eksistensi seni tradisional di tengah perkembangan zaman. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sehingga wayang kulit dan tradisi Jawa tetap hidup serta diminati oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....