Wujud Syukur Hasil Tangkapan Ikan, Nelayan Desa Mlaten Gelar Larung Sesaji
- 29 Jun 2026 16:48 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Masyarakat Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan terus berupaya melestarikan budaya masyarakat pesisir, yakni selamatan desa dan petik laut.
Seperti yang terlihat pada Senin (29/6/2026), ribuan warga tumpah ruah di sepanjang bantaran pantai Desa Mlaten untuk menyaksikan larung sesaji ke tengah laut yang dibawa melalui perahu nelayan.
Tampak pula Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori yang turut hadir dalam acara tahunan ini.
Kepala Desa Mlaten, Abdillah menjelaskan, tradisi selamatan desa dan petik laut sudah berjalan puluhan tahun. Tujuannya tak lain sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki dari hasil tangkapan ikan, serta keselamatan bagi masyarakat pesisir.
"Karena tangkapan ikan mulia awal hingga pertengahan tahun ini luar biasa membawa berkah bagi para nelayan dan masyarakat Mlaten, apalagi panennya ikan kembung," ungkapnya.
Dijelaskan Abdillah, masyarakat tumpah ruah bukan hanya menyaksikan larung sesaji berupa kepala sapi beserta hasil bumi perairan saja. Namun ikut menikmati ribuan ikan asap yang dibentuk menjadi ancak, melalui tradisi "rebutan ancak".
"Ancaknya isi ikan asap semua, kurang lebih 1500 ikan yang kita tumpuk menjadi ancak," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Shobih Asrori berpesan agar budaya masyarakat pesisir di Desa Mlaten tetap dipertahankan sebagai warisan leluhur.
"Tradisi seperti inilah yang harus terus dijaga dan dipertahankan sebagai warisan leluhur, jangan sampai ditinggalkan biar ada cerita buat anak cucu kita kelak," harapnya.
Lebih lanjut Gus Shobih menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan senantiasa mensupport kegiatan desa yang muaranya untuk melestarikan khasanah budaya penduduk setempat.
"Kami mewakili Bapak Bupati Rusdi Sutejo menyampaikan salam kepada seluruh warga Desa Mlaten agar tetap meneruskan budaya ini ke generasi mendatang," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....