Gelombang Laut Malang Selatan Capai 2,5 Meter, Wisatawan dan Nelayan Diminta Waspad

  • 02 Sep 2026 10:22 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah pesisir Kabupaten Malang diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi gelombang laut. Tinggi gelombang hari ini diprakirakan mencapai 2,5 meter.

Forecaster on Duty BMKG, Maksum, mengatakan kondisi gelombang tersebut masih berada dalam kategori sedang, namun sudah mendekati kondisi tinggi sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati.

“Tinggi gelombang sampai 2,5 meter itu sedang, tapi memang mengarah ke tinggi. Jadi perlu berhati-hati,” ujar Maksum, Rabu (2/9/2026).

Maksum menambahkan, informasi kondisi gelombang dapat menjadi pedoman bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas di laut, termasuk nelayan.

“Untuk yang mau melaut, ini bisa jadi pedoman juga. Hati-hati dengan gelombangnya,” jelasnya.

Sementara itu ,Forecaster on duty BBMKG Jatim Maksum juga mengingatkan agar masyarakat yang hendak menghabiskan waktu di kawasan pantai Kabupaten Malang untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas.

Selain wilayah pesisir, kondisi cuaca di Malang Raya hari ini secara umum diprakirakan cerah hingga berawan. Suhu udara di sejumlah wilayah dapat mencapai 30 derajat Celsius, dengan kondisi yang relatif kering karena masih berada pada musim kemarau.

Maksum mengatakan, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi tubuh ketika beraktivitas di luar ruangan.

“Karena kita masih musim kemarau dan cuacanya kering, cukup minum air putih. Kemudian kalau beraktivitas di luar ruangan tentunya memakai pelindung seperti masker atau sunscreen dan segala macamnya, sehingga tidak terkena matahari langsung,” ungkap Maksum.

Kondisi kemarau juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Masyarakat diminta tidak sembarangan membakar sampah maupun membuang puntung rokok.

“Masyarakat perlu waspada, berhati-hati, tidak mudah membakar sampah atau membakar barang-barang. Puntung rokok juga jangan dibuang sembarangan, karena sangat mudah terpicu kebakaran dengan angin dan juga kemarau,” tegas Maksum.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat di Malang Raya diimbau tetap memantau informasi cuaca BMKG, terutama bagi yang akan beraktivitas di wilayah pesisir, sekaligus lebih berhati-hati menghadapi kondisi kering selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....