Anak Tak Berbakti, Bisa Jadi karena Kurang Teladan di Rumah

  • 26 Agt 2026 13:27 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Sikap anak yang tidak berbakti kepada orang tua tidak selalu muncul karena kesalahan anak semata. Lingkungan keluarga, terutama keteladanan ayah dan ibu dalam kehidupan sehari-hari, turut membentuk karakter anak sejak kecil.

Hal itu disampaikan Ustazah Hj. Dra. Rukmini Amar, M.Ap dalam program Tausyiah Mutiara Pagi Pro 1 RRI Malang. Menurutnya, anak pada dasarnya lahir membawa potensi fitrah yang cenderung kepada kejujuran, kebaikan, dan keindahan. Karena itu, orang tua memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan potensi tersebut.

“Allah tidak pernah membuat manusia itu dilahirkan menjadi jahat. Semua membawa potensi fitrah,” ujar Ustazah Rukmini, Rabu (26/8/2026).

Ia menjelaskan, salah satu penyebab anak kemudian tumbuh menjadi pribadi yang tidak takut kepada Allah maupun tidak berbakti kepada orang tua adalah karena tidak mendapatkan figur orang tua yang bisa menjadi teladan. Kondisi rumah yang penuh konflik juga dapat memengaruhi perkembangan anak.

“Yang pertama, anak tidak mendapatkan figur orang tua yang dapat menjadi qurrat ta'yin di depan anak-anak. Karena rumah selalu penuh dengan petir, halilintar,” katanya.

Menurut Ustazah Rukmini, rumah seharusnya menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan ketenangan bagi anak. Orang tua yang mengalami tekanan di luar rumah semestinya mampu menciptakan suasana berbeda ketika berada bersama keluarga.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi antara orang tua dan anak. Ketika hubungan mulai renggang, orang tua tidak perlu merasa gengsi untuk memperbaiki komunikasi, termasuk mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada anak.

“Hubungannya harus dirubah, komunikasi itu yang paling sering terjadi. Ya, enggak ada salahnya orang tua minta maaf juga kepada anak,” ujarnya.

Selain keteladanan, pola asuh juga menjadi faktor penting. Menurutnya, ketimpangan pola asuh antara ayah dan ibu dapat membuat anak menerima pesan yang berbeda mengenai nilai kehidupan. Orang tua juga perlu menanamkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari ketaatan kepada Allah.

Ustazah Rukmini menegaskan, mendidik anak bukan sekadar memastikan mereka tumbuh secara fisik. Potensi fitrah anak harus terus dikembangkan melalui pendidikan, keteladanan, komunikasi, dan suasana keluarga yang sehat.

“Anak tidak sekadar dilahirkan tapi harus dikembangkan potensi fitrahnya,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....