Maulid Nabi Mengingatkan Pentingnya Merdeka dengan Akhlak
- 21 Agt 2026 16:54 WIB
- Malang
RRI.CO.ID.Malang – Peringatan Maulid Nabi Muhammad mengajarkan umat untuk meneladani akhlak Rasulullah, sementara Hari Kemerdekaan mengingatkan masyarakat terhadap perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Kedua momentum tersebut dapat dipertemukan melalui semangat mengisi kemerdekaan dengan iman dan akhlak mulia.
Pesan tersebut disampaikan Ustadz Nurcholis, SE, dalam tausiyah Cahyaning Ati di Pro 4 RRI Malang, Jumat (21/8/2026) bertema “Cahaya Maulid hingga Semangat Kemerdekaan: Merdeka dengan Akhlak, Bersatu untuk Indonesia”. Nur cholis masyarakat untuk memahami bahwa kemerdekaan tidak sekadar terbebas dari penjajahan.
Menurutnya, merdeka bukan berarti seseorang bebas melakukan apa saja tanpa mempertimbangkan dampaknya kepada orang lain. Kebebasan seharusnya digunakan untuk melakukan kebaikan, menjaga tanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Keteladanan Rasulullah menjadi salah satu dasar penting dalam mengisi kebebasan tersebut. Akhlak Rasulullah tidak cukup hanya dikenang melalui peringatan Maulid atau diucapkan melalui lisan, tetapi juga perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Masyarakat diajak untuk membangun kejujuran, kasih sayang, kepedulian, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut diperlukan agar kebebasan yang dimiliki masyarakat tidak berubah menjadi perilaku yang merugikan orang lain ataupun memicu perpecahan.
Nurcholis juga mengingatkan bahwa Indonesia telah merdeka dari penjajahan, tetapi masyarakat tetap harus berjuang menghadapi berbagai bentuk persoalan sosial. Kebencian, fitnah, keserakahan, korupsi, permusuhan, dan kesombongan merupakan hal-hal yang perlu dihindari dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui persatuan. Masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda tetap dapat hidup berdampingan dengan saling menghormati dan mengutamakan kepentingan bersama.
“Cinta kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi akhlak beliau harus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui momentum Maulid Nabi dan Hari Kemerdekaan, masyarakat diharapkan dapat melakukan refleksi sekaligus memperbaiki diri. Merah Putih tidak hanya dikibarkan sebagai simbol kemerdekaan, tetapi semangat persatuan yang terkandung di dalamnya juga perlu dijaga bersama.
( Belgistaniko )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....