12 Guru PJOK Malang Raya Semarakkan Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat

  • 10 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Tantangan gaya hidup anak dan remaja Indonesia masih menjadi perhatian bersama. Antara lain, pola makan yang belum seimbang, rendahnya aktivitas fisik, meningkatnya penggunaan gawai, hingga kurangnya kualitas istirahat menjadi faktor yang memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang peserta didik.

Di tengah tantangan ini, sekolah memiliki peran strategis untuk membangun budaya hidup sehat. Di samping itu, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menjadi salah satu aktor kunci untuk mewujudkannya.

Menjawab tantangan tersebut, Nutrifood bersama Guru Belajar Foundation kembali menghadirkan Nutrifood Physical Education Teacher (NPET) 2026. NPET merupakan program pengembangan kapasitas guru PJOK dari berbagai daerah di Indonesia.

Selama kurang lebih lima bulan, para guru mengikuti rangkaian pembelajaran mandiri, pelatihan bersama narasumber, pendampingan implementasi, hingga penerapan langsung di sekolah masing-masing. Kemudian mereka dokumentasikan melalui Cerita Perubahan. Ini sebagai bentuk refleksi dan praktik baik untuk dibagikan kepada guru-guru lain.

Hasilnya, sebanyak 346 guru PJOK se-Indonesia dari berbagai jenjang dinyatakan lulus program NPET 2026. Ratusan cerita perubahan yang muncul menunjukkan bagaimana guru mengintegrasikan beberapa hal. Di antaranya, literasi fisik, literasi nutrisi, dan pentingnya istirahat berkualitas ke dalam pembelajaran PJOK.

Juga membangun kolaborasi dengan warga sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat. Sebagai puncak rangkaian program, Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026 digelar bertema "Merayakan Perubahan, Menginspirasi Hidup Sehat di Sekolah."

Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan tahun ini diselenggarakan secara luring di 18 Nutrihub yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Untuk di Malang sendiri, kegiatan berlangsung hari ini Sabtu 8 Agustus 2026 dengan menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang juga perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Malang sebagai mitra strategis.

Kegiatan di Nutrihub Malang turut dihadiri pula oleh 12 guru yang berhasil lulus dari program batch 2. Yang mana para guru tersebut berasal dari berbagai jenjang sekolah di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Lumajang). Hadir pula beberapa perwakilan sekolah lainnya yang berminat untuk mengenal lebih jauh tentang program ini.

Rangkaian acara diisi dengan refleksi perjalanan belajar, pesan dan harapan dari CEO Nutrifood dan Head of Operation Guru Belajar Foundation. Juga, sesi berbagi praktik baik dan cerita perubahan oleh guru-guru terpilih sebagai Pembicara Festival Gaya Hidup Sehat, prosesi kelulusan, hingga Commitment Wall. Di mana setiap peserta menuliskan satu aksi nyata yang akan mereka lakukan setelah program berakhir.

CEO Nutrifood Mardi Wu menyampaikan, bahwa tantangan kesehatan anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyakit. Namun, juga perubahan gaya hidup yang memengaruhi kualitas hidup dan proses belajar. Menurutnya, membangun generasi yang sehat membutuhkan perubahan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Bukan sekadar peningkatan pengetahuan semata. Sekolah adalah ruang yang paling strategis untuk menumbuhkan kebiasaan itu karena menjadi bagian dari keseharian peserta didik.

"Guru PJOK tidak hanya mengajarkan olahraga, tetapi juga membangun kesadaran, kebiasaan, dan karakter hidup sehat. NPET adalah wujud komitmen Nutrifood untuk berinvestasi pada penguatan kapasitas guru sebagai pemimpin perubahan yang memberikan dampak jangka panjang. Perayaan Belajar ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal

dari gerakan yang lebih luas," ujar Mardi Wu.

Senada dengan hal tersebut, Maman Basyaiban, Head of Operation Guru Belajar Foundation, menegaskan bahwa perubahan pendidikan selalu dimulai dari guru yang terus belajar, berefleksi, dan berani mencoba hal baru. Sepanjang program, para guru telah melalui proses belajar, implementasi pembelajaran, pendampingan, hingga refleksi dan dokumentasi cerita perubahan, sebuah proses yang menunjukkan bahwa perubahan lahir dari konsistensi dan kolaborasi.

"Tercatat sebanyak 346 guru PJOK telah menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan rangkaian aktivitas pelatihan hingga melakukan implementasi pembelajaran. Ratusan cerita perubahan yang berhasil terkumpul turut membuktikan bahwa perubahan kecil yang dilakukan guru PJOK ternyata mampu memberikan dampak besar bagi murid, sekolah, dan komunitasnya. Kami berharap perjalanan belajar ini tidak berhenti ketika program usai, tetapi terus menjadi komunitas yang saling menginspirasi dan memperluas dampak di sekolah masing-masing," ujar Maman Basyaiban.

Melalui Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026, Nutrifood dan Guru Belajar Foundation ingin menegaskan bahwa perubahan budaya hidup sehat di sekolah adalah proses berkelanjutan. Dari 18 daerah Nutrihub dan satu ruang perayaan daring, semangat para guru PJOK diharapkan terus menular dari kelas ke murid, dari murid ke keluarga.

Hingga menjangkau ekosistem pendidikan dan masyarakat yang lebih luas. Dengan semangat ini, Perayaan Belajar & Festival Gaya Hidup Sehat 2026 menjadi bukan sekadar seremoni penutupan program, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan tangguh. (Nana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....