Kemabruran Haji Harus Tercermin dalam Kehidupan Sosial

  • 07 Jun 2026 16:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Kemabruran haji tidak hanya menjadi urusan pribadi antara seorang hamba dengan Allah Subhanahu Wata'ala tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ustazah Uzlifah dalam program Mutiara Pagi RRI Malang yang mengangkat tema "Memahami Kemabruran Haji: Cahaya bagi Diri, Keluarga, dan Masyarakat."

"Seseorang yang memperoleh predikat haji mabrur akan menunjukkan perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik setelah kembali dari Tanah Suci. Kemabruran akan terlihat dari meningkatnya kepedulian sosial, akhlak yang lebih mulia, serta semangat untuk memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar," katanya pada Sabtu (6/6/2026).

Ustazah Uzlifah menjelaskan, cahaya kemabruran pertama-tama akan menerangi diri pribadi, kemudian menyebar kepada keluarga, dan akhirnya memberikan pengaruh positif bagi masyarakat luas. Ia menilai, apabila para jamaah haji benar-benar meraih kemabruran, berbagai persoalan sosial seperti korupsi, penyalahgunaan jabatan, hingga berbagai bentuk kemaksiatan dapat diminimalkan.

"Haji mabrur itu bisa terlihat. Kebaikan-kebaikan yang dibawa sepulang dari Tanah Suci akan tampak dalam kehidupan sehari-hari dan dirasakan manfaatnya oleh orang lain," ujarnya.

Ia menambahkan, ibadah haji merupakan puncak penyempurnaan rukun Islam yang menjadi sarana evaluasi dan muhasabah diri. Selama menjalani rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah, jamaah ditempa untuk memperbaiki diri sehingga ketika kembali ke tanah air mampu menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Ustazah Uzlifah juga mengingatkan pentingnya menjaga kemabruran dengan terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat tauhid, serta memperbanyak amal sosial. Menurutnya, kemabruran bukan sekadar status setelah menunaikan ibadah haji, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku yang membawa kebaikan bagi sesama.

Ia mengutip hadis riwayat Bukhari yang menyebutkan bahwa tidak ada balasan bagi haji mabrur selain surga. Karena itu, setiap muslim diharapkan menjadikan kemabruran sebagai tujuan utama dalam menjalankan ibadah haji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....