Workshop AI Poltekkes Malang Dorong Proposal Penelitian Dosen

  • 28 Apr 2026 12:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia akademik terus diperkuat. Poltekkes Kemenkes Malang menggelar Workshop Generative AI untuk pendampingan pembuatan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (pengabmas), Senin (27/4/2026), di Gedung SC1.

Narasumber Darma Setiawan MMtr membawakan materi terkait optimalisasi fasilitas AI (Foto: Dedy)

Kegiatan menghadirkan narasumber Darma Setiawan MMtr yang membawakan materi terkait optimalisasi fasilitas AI untuk mempercepat penyusunan proposal riset dan pengabmas. Workshop dilaksanakan secara daring dan luring dengan total peserta mencapai 120 orang.

Dalam paparannya, pria yang akrab dipanggil Dedy ini menegaskan bahwa penggunaan AI di bidang pendidikan, khususnya di lingkungan Poltekkes, menjadi sangat penting. Menurutnya, institusi ini berpotensi menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam pengembangan pendidikan yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kesehatan di Indonesia.

“Pemanfaatan AI dapat mempercepat proses akademik dan meningkatkan kualitas output tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Peserta Workshop Generative AI praktik langsung penggunaan AI dalam penyusunan proposal di Gedung SC1 Poltekkes Kemenkes Malang (Foto: Dedy)

Kegiatan ini dipandu oleh moderator Ibnu Fajar. peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, termasuk praktik penggunaan AI dalam penyusunan proposal. Salah satu peserta, Sri Rahayu, Dipl. Mid., S.Kep., Ners., M.Kes., menyampaikan bahwa workshop tersebut sangat bermanfaat dalam mendukung percepatan pelaksanaan tridarma dosen.

“Workshop ini sangat membantu, terutama dalam mempercepat penyusunan proposal penelitian dan pengabmas. Namun, waktu pelaksanaan masih dirasa kurang untuk menghasilkan output yang maksimal sesuai target,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen mampu memanfaatkan teknologi AI secara optimal untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran Poltekkes sebagai institusi pendidikan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....