4 Pilar Kekayaan Sejati, Bekal Hidup di Akhir Zaman

  • 19 Apr 2026 14:56 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Dalam siaran dialog Islami “Cahyaning Ati” di RRI Malang Pro4 pada Minggu (18/4/2026), Ustazah Erawati, S.Ag menyampaikan refleksi bertajuk “4 Pilar Kekayaan Sejati Lebih Baik dari Dunia dan Isinya” yang mengajak masyarakat menata kembali orientasi hidup di tengah derasnya arus materialisme.

Dalam pemaparannya, Ustazah Erawati menyoroti fenomena kehidupan modern yang kerap menjadikan kekayaan, jabatan, dan prestasi sebagai ukuran utama kebahagiaan. Ia menilai, tidak sedikit orang yang justru mengalami kehampaan batin meski secara materi terlihat berhasil. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidak dapat diukur semata dari capaian duniawi.

Beliau mengibaratkan dunia seperti air laut yang semakin diminum justru menambah rasa haus. Karena itu, manusia memerlukan pijakan hidup yang kokoh agar tidak terombang-ambing dalam arus kehidupan. Ia pun mengutip hadis riwayat Imam Ahmad yang menyebutkan empat hal yang jika dimiliki seseorang, maka ia tidak akan merasa rugi meskipun tidak meraih dunia sepenuhnya.

Keempat pilar tersebut meliputi kejujuran dalam berbicara, menjaga amanah, memiliki akhlak yang baik, serta menjaga kesucian rezeki. Nilai-nilai ini, meskipun tampak sederhana, dinilai memiliki kekuatan besar jika diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup pribadi maupun keluarga.

Kejujuran, sebagai pilar pertama, disebut sebagai mahkota seorang Muslim dan sumber segala kebaikan. Ustazah Erawati menekankan pentingnya berkata benar meskipun pahit, karena kejujuran akan melahirkan kepercayaan dan hubungan yang sehat. Sebaliknya, kebohongan dapat membuka pintu berbagai keburukan.

Pilar kedua, amanah, diartikan sebagai kemampuan menjaga dan menunaikan kepercayaan dengan penuh tanggung jawab. Amanah tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi juga merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada Allah SWT. Di tengah kehidupan modern, sikap ini dinilai semakin langka dan karenanya semakin bernilai.

Sementara itu, akhlak yang baik menjadi cerminan kualitas iman seseorang. Sikap ramah, rendah hati, pemaaf, dan dermawan merupakan wujud nyata dari keimanan yang kuat. Ustazah Erawati mengingatkan bahwa misi utama Rasulullah SAW adalah menyempurnakan akhlak manusia.

Adapun pilar keempat adalah menjaga kesucian rezeki. Ia menegaskan bahwa rezeki yang halal dan baik akan membawa keberkahan, sedangkan rezeki yang diperoleh dengan cara yang tidak benar dapat mengeraskan hati dan menjauhkan dari ridha Allah.

Di akhir penyampaiannya, Ustazah Erawati menegaskan bahwa kekayaan dan kenikmatan dunia tidak menjamin keselamatan di akhirat tanpa diiringi amal kebaikan. Ia mengajak masyarakat untuk terus melakukan introspeksi diri dan menjadikan empat pilar tersebut sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan. (Mey)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....