Waktu Ideal Bersihkan Toren Air agar Tetap Bersih
- 13 Apr 2026 14:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Toren air menjadi salah satu komponen penting di banyak rumah sebagai tempat penampungan cadangan air bersih. Meski umumnya tertutup, toren tetap berpotensi kotor akibat munculnya lumut dan kerak di bagian dalam jika tidak dibersihkan secara rutin.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyarankan agar toren air dikuras setidaknya setiap enam bulan sekali. “Pembersihan dilakukan dengan menguras dan membersihkan dinding bagian dalam agar lumut tidak mudah tumbuh,” jelasnya melalui informasi resmi, Senin (13/4/2026)
Namun, dalam kondisi tertentu, pembersihan perlu dilakukan lebih sering. Jika lumut tumbuh cepat meski toren sudah dibersihkan, maka pengurasan disarankan setiap tiga hingga empat bulan. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh kualitas air atau paparan panas yang memicu pertumbuhan lumut.
Selain frekuensi pembersihan, jenis toren juga memengaruhi kebersihan air. Penggunaan toren berbahan tidak tembus cahaya lebih disarankan untuk mencegah pertumbuhan lumut. “Cahaya matahari dapat memicu fotosintesis ganggang yang mempercepat munculnya lumut,” ungkapnya.
Untuk menjaga kualitas air tetap baik, penghuni rumah juga perlu memastikan toren selalu tertutup rapat agar tidak terkena sinar matahari langsung. Selain itu, kondisi air perlu dicek secara berkala untuk memastikan tetap jernih dan tidak berbau.
Meski terlihat sepele, kebiasaan membersihkan toren sering kali terabaikan. Padahal, air yang digunakan sehari-hari sangat bergantung pada kebersihan tempat penyimpanannya. “Perawatan rutin akan membantu menjaga kualitas air tetap aman digunakan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....