Penta Helix Perkuat Sinergi Pembangunan Malang Raya

  • 23 Feb 2026 18:40 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kolaborasi menjadi kata kunci pembangunan modern. Di wilayah Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Meneer, pemerhati kota Malang Kembali menegaskan Pendekatan Penta Helix hadir sebagai strategi pembangunan yang menyatukan lima unsur utama: pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media.

Hal ini disampaikan Ir. Budi Fathony, MTA atau akrab disapa Meneer selaku pengamat arsitektur perkotaan dan juga purna tugas dosen arsitektur ITN Malang. Pendekatan ini tidak sekadar konsep kolaboratif, tetapi menjadi fondasi pembangunan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.

"Dengan bekerja bersama, setiap elemen saling menguatkan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Realisasi melalui percepatan pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor, program pembangunan tidak lagi berjalan sendiri - sendiri," jelasnya.

Pemerintah memperoleh dukungan riset dari perguruan tinggi, investasi dari sektor bisnis, serta partisipasi aktif masyarakat. Dampaknya mulai terlihat dalam pengembangan kawasan wisata terpadu, revitalisasi kawasan kota berbasis heritage, hingga penguatan infrastruktur ekonomi kreatif. Kolaborasi ini mempercepat realisasi program sekaligus meningkatkan kualitas hasil pembangunan.

Bersama murid - murid SLTP tentang Peduli Lingkungan dan Kenyamanan Lalu lintas (Foto: Ir. Budi Fathony)

Sebagai kawasan yang dikenal luas sebagai pusat pendidikan, kata Meneer, Malang Raya memiliki potensi besar dari sisi akademik. Lewat Penta Helix, hasil penelitian kampus tidak berhenti di ruang seminar, tetapi diterapkan langsung di tengah masyarakat. Inovasi teknologi tepat guna untuk UMKM dan desa wisata mulai berkembang.

Mahasiswa pun terlibat dalam pengabdian nyata yang berdampak langsung pada pembangunan daerah. Keterlibatan sektor bisnis mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih dinamis.

"Kolaborasi ini membuka lapangan kerja baru, memperkuat UMKM lokal, serta menarik investasi di sektor pariwisata dan industri kreatif," terang Meneer.

Dengan strategi branding yang terintegrasi, Malang Raya semakin dikenal sebagai destinasi unggulan yang kompetitif di tingkat nasional. Meneer juga menyampaikan, pemberdayaan komunitas dan budaya local itu juga penting.

Dalam pendekatan Penta Helix, komunitas bukan sekadar objek pembangunan, tetapi menjadi aktor utama. Pelestarian budaya dan heritage kampung, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism), hingga penguatan identitas lokal menjadi bagian penting dari proses ini.

Disamping itu juga, partisipasi aktif warga memastikan pembangunan tetap berakar pada nilai dan kebutuhan masyarakat setempat. Peran media juga akan berdampak untuk memperluas informasi publikasi melalui kolaborasi.

Promosi wisata, publikasi event daerah, serta pemberitaan keberhasilan pembangunan memperkuat citra Malang Raya sebagai kawasan kreatif dan inovatif. Media menjadi jembatan komunikasi antara kebijakan, pelaku usaha, dan masyarakat luas.

Diskusi bersama mengenai arsitek yang harus mampu menerjemahkan hubungan bangunan dan lingkungan, bukan fungsi terbangun bersama (Foto: Ir. Budi Fathony)

Pembangunan Berkelanjutan dan Inklusif juga terkait keterlibatan banyak pihak, dengan membuat proses pembangunan lebih transparan, berbasis kebutuhan masyarakat, dan berorientasi jangka panjang.

Keputusan yang diambil tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga sosial dan budaya. Pendekatan ini memastikan bahwa pertumbuhan fisik berjalan seiring dengan penguatan karakter dan kesejahteraan masyarakat.

"Penta Helix akan menjadikan Malang Raya berkembang tidak hanya secara infrastruktur, tetapi juga secara sosial, budaya, dan ekonomi," tegas Meneer.

Ketika pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media bergerak bersama, pembangunan menjadi lebih kokoh, inklusif, dan berdaya saing. Sinergi lima unsur ini membuktikan bahwa masa depan Malang Raya dibangun melalui kolaborasi, bukan berjalan sendiri - sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....