Saat Sejarah Menjadi Nyata

  • 10 Feb 2026 09:31 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Suasana Museum Singhasari tampak lebih ceria dari biasanya pada Senin, 9 Februari 2026. Sebanyak 71 siswa dari TK Al Akbar Ardimulyo hadir untuk melakukan petualangan edukasi yang tak terlupakan. Bukan sekadar jalan-jalan, kunjungan ini merupakan upaya sekolah untuk mengenalkan kekayaan sejarah lokal sejak dini.

Di bawah bimbingan Kepala Sekolah, Ibu Anik Maghfiroh, S.Pd.I, serta didampingi oleh tim dari Agung Edukasi—Kak Dita, Kak Diva, dan Kak Vita—anak-anak diajak menyelami lorong waktu menuju masa kejayaan Kerajaan Singhasari.

Dari Buku Cerita ke Dunia Nyata

Antusiasme meluap saat anak-anak melangkah masuk ke area pameran. Jika biasanya mereka hanya melihat gambar arca atau patung di buku cerita, hari itu mereka bisa melihatnya langsung di depan mata.

"Anak-anak terlihat sangat antusias sekali ketika melihat berbagai benda sejarah seperti arca dan patung. Mereka merasa senang karena benda yang sebelumnya hanya ada di buku, kini bisa mereka lihat bentuk aslinya," ungkap salah satu pendamping.

Kegiatan ini dirancang agar pembelajaran menjadi lebih bermakna melalui metode experiential learning (belajar melalui pengalaman). Ada tiga nilai utama yang ingin ditanamkan melalui kunjungan ini:

1.    Rasa Ingin Tahu: Memicu anak-anak untuk bertanya tentang asal-usul benda di sekitar mereka.

2.    Sikap Menghargai: Mengajarkan bahwa peninggalan masa lalu adalah harta yang harus dijaga.

3.    Kebanggaan Daerah: Menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah besar yang ada di tanah kelahiran mereka.

Dengan melihat dan mengalami secara langsung, sejarah tidak lagi terasa membosankan bagi anak usia dini, melainkan menjadi sebuah petualangan yang seru dan penuh kesan. (Dwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....