Program Sekolah Rakyat Meluas, Kota Blitar Jadi Salah Satunya

  • 15 Agt 2026 18:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Program Sekolah Rakyat terus diperluas pemerintah pusat ke berbagai wilayah di Indonesia. Hingga Agustus 2026, sebanyak 182 Sekolah Rakyat disebut telah beroperasi, salah satunya berada di Kota Blitar, Jawa Timur.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar menjadi salah satu sekolah yang menjalankan program tersebut. Sekolah ini mulai beroperasi pada tahun pertama pelaksanaannya di Kota Blitar.

PIC Sekolah Rakyat Kota Blitar dari Kementerian Sosial (Kemensos) Romal Sinaga, mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan sekaligus membangun masa depan siswa dan keluarganya.

Hal itu disampaikan Romal saat membuka masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Romal, pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik. Siswa juga mendapatkan pembinaan karakter serta pengembangan bakat dan keterampilan.

"Ini adalah tahun pertama di Sekolah Rakyat Kota Blitar. Kami berharap Pemkot Blitar terus mengawal proses ini agar Sekolah Rakyat terus berjalan on the track," kata Romal, Sabtu (15/8/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap masa depan siswa setelah menyelesaikan pendidikan. Siswa yang memiliki prestasi akan mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kemensos telah menyiapkan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Lulusan SMA Sekolah Rakyat yang berprestasi bahkan berpeluang diarahkan ke Sekolah Garuda maupun sekolah kedinasan.

"Misalnya, siswa lulusan SMA Sekolah Rakyat berprestasi bisa langsung kami rujuk kepada Sekolah Garuda atau ke sekolah-sekolah kedinasan lainnya," ujarnya.

Program tersebut, lanjut Romal, juga menyasar keluarga siswa. Pemerintah akan melakukan pemberdayaan terhadap keluarga agar peningkatan pendidikan anak dapat berjalan beriringan dengan perbaikan kondisi ekonomi keluarga.

"Kami ingin membuktikan bahwa anak-anak ini bisa putus dari kemiskinan. Keluarganya nanti juga kami bantu. Anaknya di sini tenang sekolah dan keluarganya kami bantu untuk kami berdayakan sehingga mereka bisa naik kelas," jelasnya.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyambut positif mulai beroperasinya Sekolah Rakyat di Kota Blitar. Ia berharap para orang tua dapat memberikan kepercayaan kepada pihak sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang dan proses pendidikan anak.

Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar di kelas. Beragam aktivitas dan kegiatan ekstrakurikuler disiapkan untuk membantu siswa menemukan serta mengasah potensi yang dimiliki.

Ia menyebut, terdapat hingga sekitar 15 jenis ekstrakurikuler yang dapat diikuti para siswa. Dengan berbagai pilihan tersebut, kemampuan dan minat masing-masing anak diharapkan dapat lebih terarah.

"Orang tua tidak perlu khawatir, ini sekolah spesial yang bertaraf internasional. Saya dengar juga ekskulnya bisa sampai 15 jenis. Jadi putra-putri di Sekolah Rakyat ini betul-betul digali potensinya," katanya.

Selain pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler, siswa juga mendapatkan pendampingan secara khusus melalui sistem wali asuh. Satu wali asuh akan bertanggung jawab mendampingi sekitar 10 siswa.

Sistem tersebut dinilai dapat membuat proses pemantauan terhadap perkembangan anak menjadi lebih intensif. Mulai dari perkembangan pendidikan hingga kondisi siswa selama mengikuti kegiatan di sekolah.

Lebih lanjut ia berharap pola pendampingan tersebut mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, aman, dan menjunjung kesetaraan bagi seluruh siswa.

"Jadi Insyaallah di Sekolah Rakyat tidak ada pembullyan. Mereka akan dididik secara ketat dan kesetaraan di sini betul-betul dijaga," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....