Sejumlah Fasilitas SDN Tlogo 2 Masuk Rencana KDMP

  • 06 Feb 2026 06:25 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Rencana pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tlogo mulai menyinggung pemanfaatan sebagian area kompleks SD Negeri Tlogo 2, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Sejumlah ruangan penunjang kegiatan sekolah masuk dalam peta lokasi yang diajukan pemerintah desa.

Area yang dimaksud berada di sisi barat kompleks sekolah, yang sebelumnya merupakan bagian dari SD Negeri Tlogo 1 sebelum kebijakan regrouping sekolah diberlakukan. Kini, pengelolaan seluruh kompleks tersebut berada di bawah SD Negeri Tlogo 2.

Beberapa ruangan yang disebut berpotensi digunakan antara lain perpustakaan, ruang kepala sekolah, sanggar tari, serta bangunan eks rumah dinas yang kini difungsikan sebagai gudang penyimpanan. Seluruhnya masih menunjang aktivitas pendidikan.

Kepala SD Negeri Tlogo 2, Sugiono, mengatakan pihak sekolah baru mengetahui rencana tersebut melalui surat tembusan dari pemerintah desa pada awal Januari 2026. Surat itu berisi pengajuan hibah aset kepada Pemerintah Kabupaten Blitar untuk kepentingan pembangunan KDMP.

"Kami baru mendapat surat tembusan mengenai hal itu pada awal Januari 2025 lalu," kata dia, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, hingga saat surat diterima, belum ada pembahasan teknis langsung terkait penentuan titik pembangunan di lingkungan sekolah. Padahal, ruangan yang masuk rencana masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar bagi 182 siswa.

Pihak sekolah menyatakan tidak menutup diri terhadap rencana pembangunan, selama ada solusi relokasi yang jelas. Opsi pemindahan sementara diarahkan ke bangunan bekas SDN Tlogo 3 di sisi selatan, namun kondisinya dilaporkan perlu perbaikan sebelum dapat difungsikan.

"Secara pribadi monggo, tapi harus ada relokasi yang layak untuk anak-anak. Diharapkan juga proses perencanaan dapat memperhatikan keberlangsungan pendidikan sehingga tidak menimbulkan gangguan aktivitas siswa," ujarnya.

Salah satu wali murid, Rochmad, menyampaikan dukungan terhadap keberadaan KDMP sebagai fasilitas ekonomi desa. Namun ia menekankan pentingnya penyediaan ruang pengganti yang layak serta jaminan keamanan siswa karena lokasi pembangunan masih berada dalam lingkungan sekolah.

"Kami setuju saja, tapi orang tua meminta agar ada ruangan relokasi yang layak terlebih dahulu. Kami juga minta pembangunan KDMP memperhatikan keamanan siswa, karena disini masih di kawasan sekolah," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....