MBG Program Strategis dengan Tantangan Besar di Lapangan
- 02 Feb 2026 14:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program strategis pemerintah yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya, program berskala nasional ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kesiapan sumber daya manusia dan koordinasi lintas sektor.
Ketua II Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) DPD Jawa Timur, Annas Buanaista, SKM., M.Gizi, mengatakan bahwa hingga kini pelaksanaan MBG masih dalam tahap pembelajaran. Menurutnya, sebagai program besar, MBG membutuhkan proses bertahap dan evaluasi berkelanjutan.
| Baca juga: Bappenas Tinjau Tugu Tirta untuk Dukung MBG |
“Ini program strategis dan besar, tentu tantangannya juga besar. Kita harus jujur mengakui, saat ini masih banyak kekurangan dan ini perlu proses pembelajaran yang bertahap,” ujarnya kepada rri.co.id, Senin (2/1/2026).
Annas mengungkapkan, Persagi terus berupaya meningkatkan kapasitas para ahli gizi yang terlibat di lapangan. Namun keterbatasan komunikasi dan koordinasi antar pihak, termasuk dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), masih menjadi kendala utama.
Ia menegaskan bahwa kerja sama yang terbuka antara SPPG, dinas terkait, dan tenaga ahli gizi sangat dibutuhkan agar berbagai persoalan teknis dapat diatasi bersama.
“Kuncinya adalah kesabaran dan kemauan untuk terus memperbaiki. Kalau kita berjalan bersama, kualitas MBG pasti akan semakin baik,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....