Pemkot Batu Panen Jagung di Desa Pendem

  • 08 Jan 2026 18:20 WIB
  •  Malang

KBRN, Batu : Pemerintah Kota Batu berpartisipasi dalam Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal I sebagai bagian dari program Swasembada Pangan 2026. Di Kota Batu, keikutsertaan dilakukan secara simbolis karena tanaman jagung belum memasuki masa panen.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto mengikuti kegiatan nasional tersebut secara daring melalui Zoom Meeting dari Bumi Lumbung Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kamis (8/1/2026). Lokasi ini memiliki luasan tanam sekitar 1,6 hektare.

Jagung yang ditanam merupakan varietas Advan Jago dengan usia tanam sekitar tiga bulan dan diperkirakan baru dapat dipanen pada Februari 2026. Pengembangan jagung di wilayah lain di Kota Batu dilakukan dengan luasan berbeda, menyesuaikan kondisi lahan pertanian setempat.

Heli Suyanto menegaskan, keterlibatan Pemkot Batu dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kebijakan dan pendampingan kepada petani, meski belum dilakukan panen secara langsung.

“Jagung di Kota Batu belum cukup umur untuk dipanen dan diperkirakan baru panen Februari 2026. Kehadiran kami sebagai dukungan kebijakan dan pendampingan bagi petani,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keterbatasan lahan sawah di Kota Batu. Untuk menjaga keberlanjutan pertanian, Pemkot Batu menetapkan Kecamatan Junrejo sebagai kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Panen Raya Jagung Serentak Nasional ini menjadi bagian dari upaya penguatan cadangan pangan, termasuk menjaga ketersediaan jagung untuk kebutuhan pangan dan pakan serta penyerapan hasil panen petani melalui Bulog.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Batu, Kepala BPS Kota Batu, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Camat Junrejo, dan Kepala Desa Pendem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....