Bawaslu Diminta Wujudkan Layanan Publik Bebas Korupsi

  • 17 Jun 2025 09:42 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Bawaslu Provinsi NTT diminta tidak sekadar menjalankan fungsi pengawasan Pemilu, tetapi juga menjadi teladan dalam mewujudkan layanan publik yang bersih dan bebas dari korupsi. Hal ini ditegaskan Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, saat menghadiri Rapat Implementasi Reformasi Birokrasi yang digelar Bawaslu Provinsi NTT di Kupang, Senin (16/6/2025).

Dalam rapat yang diikuti secara daring oleh Ketua dan Sekretaris Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTT, Darius menekankan sebagai penyelenggara layanan publik harus memenuhi seluruh elemen reformasi birokrasi. Darius menekankan pada aspek pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Standar Pelayanan Publik itu wajib dimiliki. Harus jelas alurnya, waktunya, siapa petugasnya, dan tentu saja bebas dari percaloan, pungli, serta gratifikasi,” ujar Darius.

Ia mengingatkan ketidaktertiban dalam pelayanan dapat membuka celah penyimpangan yang lebih besar, apalagi dalam konteks Pemilu yang sarat kepentingan politik. Lebih jauh, Darius mengingatkan pentingnya membangun zona integritas secara nyata, bukan sekadar simbolis.

Reformasi birokrasi, menurutnya, harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam setiap lini organisasi, bukan sekadar program formalitas. Dengan cara itu, potensi penyalahgunaan wewenang dapat dicegah, akuntabilitas diperkuat, dan celah korupsi dalam penyelenggaraan Pemilu bisa ditutup rapat.

“Kalau Bawaslu tidak berintegritas, maka sangat mudah terjebak dalam godaan kekuasaan. Politik uang, suap, pemerasan—semuanya bisa terjadi jika sistem tidak dibangun dengan benteng yang kuat,” ucapnya tegas.

Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento, menyambut baik masukan tersebut dan menegaskan pihaknya berkomitmen memperkuat tata kelola kelembagaan. Upaya lainnya adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik di internal Bawaslu.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjadikan reformasi birokrasi sebagai fondasi kerja Bawaslu yang profesional, bersih, dan akuntabel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....