Salak Bisa Hentikan Diare? Ini Penjelasan Ahli Gizi

  • 30 Sep 2025 22:21 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Di balik kulitnya yang bersisik, buah salak ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan. Salah satu yang paling sering dipercaya masyarakat adalah kemampuannya menghentikan diare. Tapi, benarkah anggapan ini didukung bukti ilmiah?

Salak (Salacca zalacca) dikenal sebagai buah kaya serat dan tanin. Dalam pengobatan tradisional, salak sering dikonsumsi untuk membantu mengatasi masalah pencernaan, termasuk diare ringan. Kandungan tanin dalam salak bersifat astringen, yang dapat membantu mengurangi frekuensi buang air besar dengan cara mengencangkan dinding usus.

dr. Arini Widya, M.Gz, seorang ahli gizi dari Jakarta, dalam suatu artikel kesehatan menyatakan ada dasar ilmiah dari kepercayaan ini.

"Tanin memang memiliki efek mengerutkan jaringan dan memperlambat pergerakan usus, sehingga bisa membantu menghentikan diare ringan. Namun, itu bukan berarti salak adalah pengganti obat," jelasnya.

Namun, dr. Arini menekankan bahwa konsumsi salak untuk menghentikan diare hanya cocok untuk kasus ringan dan harus tetap disertai dengan cukup cairan agar tidak dehidrasi. Ia juga mengingatkan, mengonsumsi salak secara berlebihan—apalagi tanpa kulit ari (lapisan tipis di antara daging buah)—justru bisa menyebabkan sembelit.

Diare sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti infeksi virus atau bakteri, intoleransi makanan, atau gangguan usus. Jika diare berlangsung lebih dari dua hari, disertai demam tinggi atau darah pada feses, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Jadi, Salak memang bisa membantu meredakan diare ringan, berkat kandungan tanin dan seratnya. Namun, bukan berarti salak adalah "obat diare" yang bisa diandalkan sepenuhnya. Keseimbangan konsumsi, hidrasi yang cukup, dan penanganan medis tetap menjadi kunci utama. RV

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....