Panduan Sederhana untuk Membudidayakan Terong Asam

  • 01 Apr 2025 12:21 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Terong asam (Solanum betaceum), yang juga dikenal sebagai terong belanda, adalah tanaman buah yang memiliki cita rasa asam segar dan sering digunakan dalam berbagai masakan tradisional. Buah ini kaya akan kandungan vitamin dan mineral, serta memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Budidaya terong asam tidaklah sulit, namun memerlukan perhatian pada beberapa faktor penting agar hasilnya maksimal. Berikut adalah panduan lengkap tentang budidaya terong asam yang dapat membantu petani atau calon petani untuk memulai usaha ini.

1. Syarat Tumbuh

- Iklim: Tumbuh baik di daerah tropis dengan suhu 20-30°C.

- Tanah: Subur, gembur, kaya bahan organik, pH 5,5-6,5.

- Ketinggian: Bisa tumbuh di dataran rendah hingga tinggi.

2. Persiapan Bibit

Pilih biji dari buah terong asam yang matang dan sehat. Keringkan biji selama 2-3 hari sebelum disemai. Semai biji di tray atau polybag berisi campuran tanah dan kompos. Siram setiap hari hingga bibit tumbuh (sekitar 7-10 hari).

3. Persiapan Lahan

Gemburkan tanah dengan cangkul dan beri pupuk kandang atau kompos. Buat bedengan setinggi 20-30 cm agar tanah tidak tergenang air. Jarak tanam ideal sekitar 50-60 cm antar tanaman.

4. Penanaman Bibit

Setelah 3-4 minggu (bibit memiliki 4-5 helai daun), pindahkan ke lahan. Buat lubang tanam sedalam 10-15 cm, masukkan bibit, lalu tutup dengan tanah. Siram setelah penanaman untuk menjaga kelembaban.

5. Perawatan

- Penyiraman: Lakukan setiap pagi atau sore, terutama saat musim kemarau.

- Pemupukan: Umur 2 minggu setelah tanam dengan pupuk organik atau NPK (dosis rendah). Pemupukan ulang setiap 2 minggu sekali.

- Penyiangan: Cabut gulma agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

- Pengendalian Hama dan Penyakit: Gunakan pestisida nabati jika ada serangan hama seperti kutu daun dan ulat. Jaga kebersihan lahan untuk mencegah jamur atau busuk batang.

6. Panen

Terong asam mulai bisa dipanen sekitar 2,5 – 3 bulan setelah tanam. Panen dilakukan saat buah sudah berwarna kuning/oranye dan cukup besar. Pemetikan bisa dilakukan berkala setiap 1-2 minggu.

Dengan perawatan yang baik, terong asam bisa berbuah terus selama beberapa bulan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....