Berawal dari 'Nekat', Guru TK di Kabupaten Kupang Sukses Bangun Bisnis Dessert Marlen
- 22 Apr 2026 12:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Kisah inspiratif datang dari pelaku UMKM muda di Kota Kupang melalui usaha bernama Dessert Marlen yang dirintis dari keterbatasan. Dalam wawancara bersama pada Rabu, 22 Maret 2026 di RRI Pro 2 Kupang, berawal dari coba-coba di akhir 2023, usaha ini kini berkembang dan mulai dikenal masyarakat luas.
Pemilik usaha, Marsaillen, mengungkapkan bahwa ide awal muncul setelah melihat usaha serupa milik kerabatnya. “Awalnya saya melihat sepupu menjual puding, jadi akhirnya tertarik dan mulai coba-coba sendiri di rumah,” ujarnya.
Langkah awal Illen tidaklah mudah karena ia harus merintis usaha tanpa memiliki fasilitas pendingin sendiri di rumahnya yang berlokasi di wilayah Tanah Merah, Kabupaten Kupang, NTT. Ia terpaksa menitipkan produknya di kulkas milik saudara yang berada di Noelbaki, sebuah perjuangan jarak yang cukup menantang demi menjaga kualitas pudingnya tetap segar.
Uniknya, nama "Marlen" dalam usahanya tersebut, merupakan singkatan dari gabungan nama empat bersaudara, yakni Milam, Ardi, Illen, dan Miun sebagai simbol kebersamaan mereka. Illen yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru TK ini mengaku bahwa dukungan keluarga menjadi penyemangat utama saat ia mulai memasarkan puding dalam kemasan cup kecil.
Kekuatan utama dari Dessert Marlen terletak pada kualitas bahan bakunya yang menggunakan susu penuh tanpa campuran air sedikit pun untuk memberikan rasa yang lebih premium. Hal ini menciptakan tekstur puding yang lebih kaya (rich) dan konsisten sehingga membuat pelanggan terus kembali melakukan pemesanan ulang.
"Kalau untuk beta punya puding itu full susu tanpa air, karena kalau takaran kurang pas nanti rasanya sonde balance dan teksturnya beda," ujarnya mengenai rahasia dapur Dessert Marlen.
Kini, bisnis Ilen telah berkembang pesat dan mulai merambah pasar digital melalui platform Instagram serta TikTok dengan sistem pemesanan made by order. Usaha tersebut berkembang dengan berbagai inovasi rasa dan pemasaran digital melalui media sosial.
Pesanan pun kini tidak hanya datang dari sekitar wilayah Kupang saja, melainkan merambah hingga pelanggan dari Bali dan Jakarta yang ingin memberikan kejutan bagi keluarga mereka di NTT. “Sekarang sudah mulai terima pesanan online, bahkan ada yang order dari luar daerah seperti Jakarta dan Bali,” kata Ilen.
Meskipun sudah sukses melayani pesanan puding ulang tahun hingga puluhan cup per hari, Illen mengakui bahwa tantangan terbesar baginya saat ini adalah strategi pemasaran dan ketersediaan bahan baku musiman. Ia sering kali harus berkomunikasi secara intens dengan konsumen untuk menyesuaikan permintaan dengan ketersediaan bahan serta anggaran yang dimiliki pelanggan.
Illen menegaskan bahwa konsistensi rasa dan komunikasi dengan pelanggan menjadi kunci keberhasilan usahanya. “Kalau pelanggan puas, pasti dong akan kembali, jadi kualitas dan komunikasi itu penting,” ucapnya bahagia.
Illen berpesan kepada generasi muda yang ingin memulai usaha agar tidak terlalu lama menunda rencana hanya karena merasa memiliki modal atau fasilitas yang masih sangat terbatas. Ia menekankan bahwa proses belajar yang paling berharga akan ditemukan secara langsung saat seseorang sudah berani melangkah maju menjalankan mimpinya.
"Untuk teman-teman yang baru memulai, jalani saja dulu, karena kalau kita lakukan kita akan tau di depan seperti apa dan sambil terus memperbaiki usaha itu," kata Illen, optimis. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....