Perjalanan Heo's Pudding Kupang: Dari Reward Murid Jadi Bisnis Kuliner
- 12 Agt 2026 12:07 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Berawal dari hadiah manis untuk memotivasi anak-anak didik les privat, usaha kuliner Heo's Pudding kini berkembang menjadi salah satu UMKM kuliner kreatif yang digemari warga Kota Kupang.
Kisah inspiratif ini dibagikan langsung oleh sang pemilik usaha, Eunike Saprial Heo (atau akrab disapa Miss Nike), dalam acara Obrolan Teras UMKM Pro 4 RRI Kupang pada Selasa, 11 Agusutus 2026.
Eunike menceritakan bahwa usaha Heo's Pudding terhitung masih sangat muda, yaitu baru dirintis pada bulan Maret 2026. Profesi utamanya sebagai guru les privat menjadi pemicu utama lahirnya bisnis ini.
"Awal mulanya itu janji kalau anak-anak dapat nilai lebih dari 70 atau 80, akan dihadiahi sesuatu. Boleh request mau makan apa, nanti Miss yang buatkan. Dari situ anak-anak bilang, 'Miss, jual saja biar kita bisa pesan!'," ungkap Eunike.
Dorongan dari para murid serta dukungan penuh dari orang tua murid yang ikut mempromosikan di media sosial akhirnya mantap mengantarkan Eunike untuk menekuni dunia kewirausahaan kuliner.
Meski mengusung nama Heo's Pudding, pilihan produk yang ditawarkan sangat beragam dan terus berinovasi. Sekitar 70% ide varian menu justru datang dari permintaan para muridnya yang aktif membagikan tren makanan dari media sosial.
Beberapa kreasi unggulan dari Heo's Pudding antara lain:
- Puding Hias & Mini Cup: Puding ulang tahun kustom dengan hiasan menarik, dengan rasa favorit pelanggan yaitu Strawberry Pudding
- Donat: Hadir dalam varian large dan mini
- Roti Tawar Formula Khusus: Inovasi terbaru yang dibuat tanpa menggunakan mentega, menghasilkan tekstur yang sangat lembut (soft) dan mudah dicerna.
- Minuman & Dessert Lain: Klappertaart, Milkshake, Tropical MangoJasuke, hingga Es Krim.
Untuk bersaing di industri kuliner Kupang, Eunike menegaskan pentingnya konsistensi rasa dan penggunaan bahan baku kelas premium. Tak jarang, hiasan khusus untuk puding ulang tahun harus dipesan dari luar Kota Kupang demi menjaga tampilan yang estetis dan berkualitas.
Eunike juga menceritakan salah satu pengalaman paling menantang, yakni saat menerima pesanan puding karamel dengan topping kelapa muda segar. Air kelapa yang berinteraksi dengan karamel sempat membuat adonan gagal hingga tiga kali di menit-menit akhir sebelum jam pengantaran. Namun berkat ketekunan, kreasi tersebut berhasil disajikan dengan sempurna. Mengingat Eunike juga membagi waktunya dengan mengajar les privat, sistem penjualan Heo's Pudding menggunakan skema Made by Order dengan pemesanan H-2.
Eunike pun menyampaikan pesan motivasi bagi siapa saja yang ingin memulai usaha dari hobinya. "Jangan ragu untuk memulai, terlebih jangan gengsi. Kalau gengsi, usaha tidak akan maju. Buang gengsi, wujudkan mimpi dari hal-hal kecil, dan mulai bergerak," kata Eunike, mengakhiri. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....