Pemuda Katolik NTT Gerakkan Relawan ke Flores
- 22 Agt 2026 17:02 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang — Pemuda Katolik Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur (Komda NTT) memperkuat gerakan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa di Flores. Sebanyak 65 relawan diberangkatkan dari Kupang menuju Ende menggunakan KM Ilelabalekan untuk terlibat langsung dalam penanganan di wilayah terdampak.
Keberangkatan ini menjadi bagian dari gerakan solidaritas Pemuda Katolik Komda NTT yang tidak hanya berorientasi pada pengumpulan dan penyaluran bantuan, tetapi juga menghadirkan kader secara langsung di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit pascabencana.
Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvensius Tukung, mengatakan keputusan mengirim relawan lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan tenaga dan pendampingan di lokasi bencana.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi membawakan hati untuk hadir dan ikut merasakan apa yang sedang dialami oleh segenap masyarakat,” kata Yuvensius.
Menurutnya, gerakan tersebut merupakan kelanjutan dari respons Pemuda Katolik sejak awal bencana. Organisasi ini telah membentuk posko di Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.
Posko-posko tersebut menjadi basis koordinasi kader Pemuda Katolik sekaligus penghubung dengan pemerintah, keuskupan dan berbagai unsur lainnya dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak.
Dari Posko Bergerak ke Lapangan
Yuvensius menegaskan, keberadaan posko tidak berhenti pada fungsi koordinasi. Kader Pemuda Katolik didorong untuk bergerak langsung sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sebanyak 18 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat, bidan dan tenaga farmasi turut diberangkatkan dalam kloter pertama. Mereka akan memberikan pelayanan kesehatan sekaligus membantu dapur umum, distribusi bantuan, pemulihan fasilitas umum dan pendampingan masyarakat.
“Kami yakini bahwa di sana tidak hanya memerlukan logistik, tetapi memerlukan kehadiran,” tegasnya.
Ia menjelaskan, bantuan logistik yang terus berdatangan membutuhkan sumber daya manusia untuk mengelola dan mendistribusikannya. Demikian pula dapur umum membutuhkan tenaga tambahan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Pemuda Katolik juga memberikan perhatian terhadap kondisi tenaga kesehatan lokal yang ikut terdampak gempa. Tambahan relawan dari luar daerah dinilai penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mengurangi beban para tenaga medis di wilayah terdampak.
Gerakan Berbasis Kolaborasi
Gerakan kemanusiaan Pemuda Katolik Komda NTT dibangun melalui kolaborasi. Dalam keberangkatan kali ini, Pemuda Katolik menggandeng Rumah Sakit Khusus Daerah Jiwa Naimata Kupang, Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Provinsi NTT dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).
Direktur Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata, Novy Enggelin Elim, S.Farm., Apt., menyambut baik kolaborasi tersebut dan menilai sinergi lintas lembaga dapat mempercepat penanganan masyarakat terdampak.
Dukungan juga diberikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik. Komandan Nasional Paskokat Yustinus Wuarmanuk dan Ketua Bidang Sosial dan Tanggap Bencana Pemuda Katolik Aris Retnanto turut membersamai koordinasi respons kemanusiaan menuju Flores.
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menegaskan pentingnya solidaritas yang diwujudkan melalui aksi nyata.
“Ketika saudara-saudara kita di Flores membutuhkan pertolongan, kita harus hadir dan bergerak bersama,” katanya.
Siapkan Kloter Berikutnya
Gerakan kemanusiaan Pemuda Katolik Komda NTT dipastikan tidak berhenti pada keberangkatan kloter pertama. Media Centre Pemuda Katolik Komda NTT telah diaktifkan, sementara tim terus mempersiapkan keberangkatan relawan berikutnya.
Setibanya di Flores, tim akan melakukan pemetaan kebutuhan dan berkoordinasi dengan pemerintah, gereja serta unsur terkait untuk menentukan prioritas pelayanan.
Bagi Pemuda Katolik Komda NTT, bencana Flores bukan hanya persoalan masyarakat di wilayah terdampak, tetapi panggilan solidaritas seluruh elemen masyarakat NTT.
Melalui kader, posko, tenaga kesehatan dan jejaring kolaborasi, Pemuda Katolik Komda NTT memilih untuk hadir langsung—mendampingi, melayani dan berjalan bersama masyarakat Flores dalam proses pemulihan. Pro Ecclesia et Patria. (As)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....