Gubernur NTT Ikuti Ekaristi di Posko Gempa

  • 24 Agt 2026 08:08 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Maumere — Di tengah situasi tanggap darurat pascagempa Flores, Gubernur Nusa Tenggara Timur Melkiades Laka Lena bersama Bupati Sikka Yuventus Primus dan jajaran pemerintah mengikuti Perayaan Ekaristi di Posko Tanggap Darurat Gempa Flores, Kabupaten Sikka, Minggu 23 Agustus 2026. Perayaan Ekaristi dipimpin Romo Doni Migo, Pr. dan diikuti para petugas, relawan serta masyarakat yang berada di posko.

Ibadah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus memberikan penguatan spiritual bagi mereka yang terlibat dalam penanganan bencana. Dalam doa umat, perhatian secara khusus diarahkan kepada para korban gempa yang meninggal dunia, masyarakat terdampak, serta para relawan dan petugas yang hingga kini terus bekerja dalam situasi tanggap darurat.

Doa juga dipanjatkan bagi para pemimpin daerah agar diberikan kebijaksanaan, kekuatan dan keteguhan dalam mengambil keputusan serta menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana. Dalam homilinya, Romo Doni mengajak umat untuk menjadikan pengalaman langsung sebagai dasar kesaksian dan tindakan nyata.

Menurutnya, pengalaman menghadapi langsung situasi bencana memberikan makna yang lebih kuat dibandingkan kesaksian yang hanya diperoleh dari cerita orang lain.

“Kita semua ada di sini dan mengalami langsung. Kebaikan yang kita buat di sini adalah kebaikan yang kita alami sendiri,” ujar Romo Doni.

Ia kemudian mengaitkan pengalaman tersebut dengan kesaksian para rasul yang berani menyampaikan kebenaran karena mengalami dan menyaksikan sendiri karya keselamatan Tuhan. Romo Doni juga menegaskan bahwa iman harus diwujudkan melalui tindakan.

Di tengah bencana yang melanda Flores, iman tidak cukup hanya diucapkan, tetapi perlu diterjemahkan dalam kepedulian, pelayanan dan aksi nyata bagi sesama. Perayaan Ekaristi di posko tanggap darurat juga mendapat apresiasi dari Uskup.

Kehadiran perayaan tersebut dinilai penting untuk memberikan penguatan spiritual kepada petugas, relawan, masyarakat terdampak dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Bagi Pemerintah Provinsi NTT, kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.

Ketika upaya pencarian, penyelamatan, pelayanan dan pemulihan terus dilakukan, doa dan solidaritas menjadi kekuatan untuk tetap hadir dan melayani masyarakat Flores. Di tengah duka dan situasi darurat, Ekaristi di posko menjadi pengingat bahwa penanganan bencana bukan hanya membutuhkan kerja kemanusiaan, tetapi juga kekuatan batin, solidaritas dan harapan bersama untuk bangkit. (As)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....